(Taiwan, ROC) --- "Thermal Clothing 發熱衣" adalah salah satu jenis pakaian yang banyak dipilih masyarakat saat musim dingin tiba. Pakaian ini dibekali bahan khusus, yang bisa mempertahankan atau membuat suhu badan tetap hangat.
Namun, seorang dokter bedah di Taiwan, Jiang Kun-jyun (江坤俊), secara khusus mengingatkan bahwa "Thermal Clothing" tidak secara otomatis dapat memberikan kehangatan hanya dengan mengenakannya.
Bahkan, ada "tiga cara salah memakai" yang bisa menyebabkan efek berbalik, yaitu "semakin dingin saat dikenakan".
"Thermal Clothing 發熱衣". Foto: Line Today
Dalam sebuah program kesehatan, Jiang Kun-jyun pernah menyatakan bahwa pakaian berbahan "Thermal Clothing" tidak semata-mata bisa menghasilkan panas, melainkan mereka bekerja dengan prinsip "menyerap kelembapan untuk menjaga kehangatan tubuh".
Bagi mereka yang memiliki kulit sensitif seperti gampang jerawat atau gangguan lainnya, mengenakan pakaian "Thermal Clothing" justru dapat memperburuk kondisi yang ada.
Selain itu, Jiang Kun-jyun kembali mengungkapkan 3 cara salah memakai "Thermal Clothing", yang malah bisa membawa efek berbalik, yakni "semakin dingin saat dikenakan".
Kesalahan Pertama: Memakai "Thermal Clothing" Setelah Berkeringat

Foto Udn News
Banyak orang yang berolahraga di musim dingin dan karena khawatir kedinginan, mereka pun langsung memakai pakaian "Thermal Clothing" meskipun tubuh masih berkeringat.
Jiang Kun-jyun menjelaskan, jika seseorang langsung memakai pakaian "Thermal Clothing" setelah berkeringat, itu akan membuat pakaian tersebut menjadi basah secara instan dan tidak dapat mengeluarkan kelembapan tubuh, sehingga tidak dapat memberikan efek menghangatkan tubuh.
Cara berpakaian seperti ini bahkan bisa menyebabkan efek sebaliknya, yaitu "semakin dingin ketika dipakai".
Ia menyarankan agar sebelum memakai pakaian "Thermal Clothing", ada baiknya untuk pastikan tubuh sudah kering terlebih dahulu.
Kesalahan Kedua: Pakaian "Thermal Clothing" Tidak Dikenakan Sebagai Lapisan Terdalam

Foto: UDN News
Berdasarkan prinsip kerja pakaian "Thermal Clothing", jika tidak dipakai sebagai lapisan paling dalam, misalnya dipakai sebagai lapisan kedua atau sebagai lapisan terluar, maka pakaian tersebut tidak akan bisa menyerap uap air yang dikeluarkan oleh tubuh, sehingga tidak bisa menjaga kehangatan.
Kesalahan Ketiga: Memakai Pakaian "Thermal Clothing" yang Terlampau Longgar
Meski kebanyakan orang suka memakai pakaian yang longgar, jika pakaian "Thermal Clothing" yang dipakai terlampau longgar, maka uap air tubuh dapat keluar melalui celah-celahnya, yang secara serius dapat memengaruhi efektivitas dalam menjaga kehangatan.

Dokter Jiang Kun-jyun (江坤俊) Foto: 今周刊