(Taiwan, ROC) – Universitas Charles di Praha, Republik Ceko, dilaporkan mengalami insiden penembakan massal. Juru Bicara Istana Kepresidenan Taiwan, Lin Yu-chan (林聿禪) pada Jumat (22/12) mengemukakan bahwa Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) merasa sangat terkejut atas kejadian tersebut, dan segera meminta Menteri Luar Negeri, Joseph Wu (吳釗燮) untuk menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah Ceko. Presiden Tsai mewakili seluruh rakyat Taiwan menyampaikan keprihatinan dan turut berduka cita atas insiden tersebut, serta mendoakan agar para korban yang terluka dapat segera sembuh.
Menurut kepolisian Ceko, seorang mahasiswa berkebangsaan Ceko yang berusia 24 tahun telah membunuh 14 orang dan melukai 25 orang di Universitas Charles, Praha, pada Kamis (21/12) kemarin. Ini merupakan insiden penembakan massal terberat dalam sejarah Republik Ceko.
Pemerintah Ceko telah mengumumkan 23 Desember sebagai Hari Berkabung Nasional, dengan mengibarkan setengah tiang di bangunan-bangunan pemerintah dan masyarakat Ceko pun akan mengheningkan cipta selama satu menit, pada pukul 12 siang.