(Taiwan-ROC) Presiden Republik Tiongkok, Ma Ying-jeou hari ini tanggal 29 Agustus hadir dalam kegiatan Perayaan Kemiliteran dan Pendidikan Pertahanan Nasional 2014”memberikan penghargaan bagi 48 orang Tentara Nasional, 26 Kelompok Militer, 49 orang yang memberikan sumbangsih bagi pendidikan pertahanan nasional serta lainnya.
Kepala negara mengemukakan, setiap kali terjadi bencana alam, tentara nasional yang paling pertama terjun memberikan pertolongan dan pencegahan bencana, memiliki peran penting dalam menstabilkan perasaan masyarakat; pemerintah juga berkomitmen untuk perekrutan militer, memperlakukan tentara dengan lebih baik lagi, berharap dapat membentuk pasukan kecil yang nyata, struktur penting bagi kekuatan keamanan nasional.
Pemimpin negara menyampaikan, Taiwan dan Daratan Tiongkok telah menandatangani 21 perjanjian, menciptakan peraiaran Taiwan yang paling stabil dan damai selama 65 tahun ini, meskipun belakang ini terjadi dugaan kasus pembocoran rahasia, tetapi ini hanyalah gelombang kecil bagi hubungan antar selat Taiwan, pemerintah pasti dapat menyelesaikan dan meluruskan kembali, dengan berdasarkan hukum yang berlaku tetap terus mempromosikan hubungan antar selat Taiwan.
Presiden Ma mengatakan : pemerintah Republik Tiongkok adalah pemerintah yang memperhatikan hubungan antar selat, kami terus mempromosikan hubungan antar selat, tetapi harus dipromosikan dalam situasi saling menjunjung dan berdsarkan hukum yang berlaku, ini baru benar-benar dilakukan demi kepentingan Taiwan, memberikan keuntungan bagi masyarakat.
Presiden mengatakan, posisi pemerintah sangat jelas, yaitu pada kerangka konstitusi Republik Tiongkok, tetap mempertahankan dalam situasi tidak bersatu, tidak merdeka dan tidak mengunakan senjata, serta dalam konsensus 1992, Satu Tiongkok dengan presepsi yang berbeda sebagai dasar untuk mempromosikan perkembangan perdamaian antar selat Taiwan, hal ini akan dapat membantu antar selat dan Asia Pasifik.