History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Indeks Kebebasan Manusia 2023, Taiwan Berada di Peringkat 12 Dunia

  • 20 December, 2023
  • 尤繼富
Indeks Kebebasan Manusia 2023, Taiwan Berada di Peringkat 12 Dunia
Indeks Kebebasan Manusia 2023, Taiwan Berada di Peringkat 12 Dunia

(Taiwan, ROC) --- Institut Penelitian Cato dari Amerika Serikat dan Institut Fraser dari Kanada merilis Indeks Kebebasan Manusia (Human Freedom Index, HFI) untuk periode tahun ini pada tanggal 19 Desember 2023.

Laporan tersebut menyatakan bahwa setelah pandemi virus Covid-19 melanda membuat kebebasan manusia mengalami penurunan yang signifikan.

Penurunan kebebasan terjadi di berbagai bidang, termasuk kebebasan hukum, kebebasan bergerak, berbicara, berkumpul, berorganisasi, dan berdagang.

Dari 165 wilayah hukum yang disurvei, indeks rata-rata kebebasan manusia mengalami sedikit penurunan, dari 6.79 pada tahun 2020 menjadi 6.75 pada tahun 2021, menunjukkan terjadi penurunan kebebasan manusia antara tahun 2019 hingga 2021.

Swiss kembali menempati peringkat teratas sebagai negara dengan indeks kebebasan manusia tertinggi, diikuti oleh Selandia Baru, Denmark, Irlandia, dengan Estonia dan Swedia berada di posisi kelima. Peringkat ketujuh hingga kesepuluh ditempati oleh Islandia, Luksemburg, Finlandia, dan Norwegia.

Taiwan berada di peringkat ke-12, tertinggi di Asia. Jepang di peringkat ke-16, Korea Selatan di ke-28, sementara Tiongkok berada di peringkat ke-149 dari 165 wilayah hukum dalam indeks kebebasan manusia, dengan Suriah menempati peringkat terendah.

Secara regional, kebebasan tertinggi terdapat di Amerika Utara, Eropa Barat, dan Oceania, yang mencakup Kanada dan Amerika Serikat. Sedangkan kebebasan terendah berada di Timur Tengah dan Afrika Utara, Afrika Sub-Sahara, dan Asia Selatan.

Taiwan meraih skor total 8.56, menempati peringkat ke-12. Dalam hal kebebasan individu, Taiwan meraih skor 8.98, berada di peringkat ke-12, sementara untuk skor kebebasan ekonomi adalah 7.79, berada di peringkat ke-11.

Indeks ini mengukur situasi kebebasan manusia di seluruh dunia berdasarkan beberapa data yang mencakup kebebasan pribadi, sipil, dan ekonomi.

Kebebasan manusia adalah konsep sosial yang mengakui martabat individu, didefinisikan sebagai bebas dari paksaan, dan mencakup 98.8% populasi global. Indeks Kebebasan Manusia 2023 dibuat berdasarkan data dari tahun 2021, karena ini adalah tahun terbaru dengan data yang cukup lengkap, mencakup 165 wilayah hukum.

Indeks Kebebasan Manusia 2023 menggunakan 86 indikator kebebasan individu dan ekonomi yang berbeda dalam setiap evaluasinya, meliputi bidang seperti hukum, perlindungan dan keamanan, pergerakan, kebebasan beragama, kebebasan berkumpul dan sipil, kebebasan berbicara dan informasi, hubungan interpersonal, ukuran pemerintahan, sistem hukum dan hak properti, finansial keuangan yang stabil, kebebasan berdagang secara internasional, dan peraturan.

Komentar

Terbarumore