History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

CIER : Tidak Ada Perjanjian Perdagangan Yang Membuka Angkatan Kerja Kerah Biru Datang Ke Taiwan

  • 19 March, 2014
  • Editor

Masih berkaitan dengan Perjanjian Perdagangan Jasa. Wakil ketua pusat WTO dan RTA Institut Penelitian Ekonomi Chunghwa (CIER) Roy Lee-chun (李淳) Rabu ini (19) menegaskan, perjanjian perdagangan jasa tidak akan membuka angkatan kerja kerah biru masuk ke Taiwan, belum pernah ada perjanjian perdagangan yang membuka dan hubungan antar selat sangat peka, sehingga tidak akan mungkin dibuka.

Lee menyampaikan : Kita belum pernah ada perjanjian bilateral, didasari prinsip saling membuka maka membuka untuk angkatan kerja kerah biru (pekerja kasar), tidak ada di WTO maupun FTA, apalagi di antar selat juga tidak ada, jadi terus membahas soal Taiwan akan membuka pekerja kerah biru, sampai saat ini tidak ada dapat diklarifikasi, saya juga merasa bingung. Mengenai tidak dibuka, bukan hanya berlaku pada Daratan Tiongkok saja, tapi dengan negara lain kita tidak pernah ada perjanjian untuk membuka angkatan kerja dimaksud.

Ia pernah mengikuti dengar pendapat pengusaha kecantikan, lanjutnya, suara tidak khawatir lebih banyak dari pada yang menentang. Kebanyakan menilai industri kecantikan antar selat masih ada kesenjangan, pengusaha Daratan Tiongkok ke Taiwan mempunyai tujuan untuk belajar, apalagi sekarang di Taiwan sudah ada banyak salon yang hanya seratus dolar saja, jadi tidak akan ada masalah dengan persaingan harga.

Mengenai kekhawatiran di industri percetakan akan berimbas pada keamanan negara dan kebebasan berbicara, Lee mengklarifikasikan, sekarang sudah ada banyak buku yang menggunakan simple mandarin, kendati ada masalah dengan isinya, kalau melihat arus dan kecepatan informasi Taiwan saat ini, pemerintah akan dengan cepat melakukan penyelidikan agar tidak berkelanjutan.

Ketika ditanya soal “ngadat” yang terjadi saat ini, ia menilai, apabila partai pan biru dan hijau dapat menyelesaikan dengan rasional, secara tekhisnya dapat dikembalikan ke rapat legislator untuk pemeriksaan per klausa, sehingga ia menilai kunci utamanya adalah masalah posisi saja, tergantung sikap kedua partai.

Komentar

Terbarumore