(Taiwan, ROC) – Media Reuters pada Senin (18/12) memberitakan, seorang petani bernama Tanyapong Jaikham beserta timnya di utara Thailand, Chiang Rai menggunakan varietas padi yang berbeda guna “menanam” tiga gambar kucing di sawah, dengan tujuan menarik wisatawan dan para penggemar kucing. Karya seni ini terinspirasi oleh pepatah Thailand yang mengatakan, “ada ikan di air dan ada padi di ladang” guna menggambarkan kelimpahan ikan dan padi.
Dari ketinggian kita pun bisa melihat tiga gambar kucing di dalam sawah tersebut, salah satunya adalah gambar kucing yang sedang tidur sembari memeluk ikan, satu gambar lainnya adalah kucing yang tengah tertidur pulas, dan juga ada gambar kucing yang tengah membuka matanya dengan sangat besar sambil menguap.
Tanyapong Jaikham memberitahu Reuters bahwa dirinya memperkirakan ada puluhan ribu orang akan datang berkunjung guna menikmati karya seni yang tersaji di sawah ini. Dirinya menjelaskan bahwa proses kreatif ini melibatkan penggunaan koordinat GPS guna menempatkan bibit padi dengan akurat sesuai dengan posisi sketsa awal. Dirinya menekankan, penempatan yang tepat adalah kunci utama, dan warna padi pun akan berubah seiring waktu hingga tahap panen akhir, di mana batang-batang padi tersebut akan menampilkan gambaran kucing.
Thailand adalah negara penghasil beras terbesar kedua di dunia setelah India, dengan target ekspor pada tahun ini mencapai 8,5 juta ton. Tanyapong Jaikham mengemukakan, dirinya berharap generasi muda yang tertarik pada seni dan teknologi dapat mempelajari sesuatu dengan mengunjungi lokasi ini.


