History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pejalan Kaki Bingung Dengan Marka Jalan Baru

  • 19 December, 2023
  • 鄭蕙玲
Pejalan Kaki Bingung Dengan Marka Jalan Baru
mengadopsi rambu dari Jepang, rambu berbentuk baji sebagai tanda pengurangan kecepatan dalam berkendaraan (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) Demi rangka mengurangi terjadinya kecelakaan kerja akibat berkendara dengan cepat, maka sebagian besar kabupaten/kota secara berturut-turut mencoba membuat gambar/ rambu baru sebagai tanda memperlambat kecepatan yang berbentuk seperti baji, kilat dan lainnya. Di luar negeri difungsikan sebagai rambu atau tanda, akan tetapi oleh Kementerian Perhubungan masih belum mengadopsi “tanda-tanda” menjadi cakupan standar, bahkan selama 10 tahun terakhir ini masih bertahan pada tahap “ujicoba”.

台北市自二○二○年起試辦「彩色標記行穿線」,使車輛駕駛人通過路口時提高警覺並降低行車速度。圖為台北市士林區忠義街的行穿線。記者林伯東/攝影

Uji coba marka jalan baru "Jalur penyeberangan berwarna" pernah dilakukan oleh pemkot Taipei pada tahun 2020 (foto: https://sdgs.udn.com)

Ada beberapa kabupaten/kota yang “menghapus” setelah selesai diujicoba, selain penerapan ini tidak serentak sosialisasi dinilai kurang, banyak warga mengatakan “tidak paham” dengan bentuk rambu baru. Pakar mengkritik kinerja dari pemerintah pusat tidak optimal, saat bersamaan memperlakukan pemerintah daerah sebagai “karikaturis”.

Kementerian Perhubungan lebih lanjut menjelaskan, setelah mendapat laporan evaluasi dari Pemerintah Kota Taipei tahun 2021, hasil pembahasan bulan September 2023 telah meloloskan, draf aturan “Aturan pemasangan rambu dan marka lalu lintas jalan” telah disampaikan dalam beberapa hari ini, selain “marka berbentuk baji” menandakan memperlambat kendaraan dimasukkan dalam standar aturan, pemasangan marka di jalan akan dilakukan serentak termasuk “jalur hijau zebra cross ” untuk melindungi pejalan kaki.”

Komentar

Terbarumore