History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dalam Kurun 39 Tahun Ada 30 Nyawa Melayang Sia-sia, Gedung Terangker di Kota Taipei Ini Sering Didatangi Warga Asing Hanya untuk Lompat Bundir

  • 18 December, 2023
  • 尤繼富
Dalam Kurun 39 Tahun Ada 30 Nyawa Melayang Sia-sia, Gedung Terangker di Kota Taipei Ini Sering Didatangi Warga Asing Hanya untuk Lompat Bundir
Dalam Kurun 39 Tahun Ada 30 Nyawa Melayang Sia-sia, Gedung Terangker di Kota Taipei Ini Sering Didatangi Warga Asing Hanya untuk Lompat Bundir

(Taiwan, ROC) --- Bangunan Jing Xin "錦新大樓" yang terletak di Distrik Zhongshan, dikenal sebagai "rumah angker paling berbahaya" di Kota Taipei.

Sebutan ini disematkan karena bangunan Jing Xin telah menjadi lokasi kematian setidaknya bagi 30 orang dalam 39 tahun terakhir.

Gedung ini dikenal karena kejadian kejahatan yang sering terjadi dan cerita-cerita supranatural yang kerap kali bermunculan, menyebabkan warga setempat dan aparat kepolisian pusing kepalang.Baru-baru ini, seorang siswa SMA dilaporkan hampir kehilangan nyawanya di tempat tersebut. Untung saja ada kepala lingkungan dan aparat kepolisian yang tengah bertugas, langsung mengetahui kejadian bersangkutan.

Dengan bantuan dari anggota dewan dari Partai KMT (Kuomintang) dan Partai DPP (Partai Progresif Demokratik), mereka memutuskan untuk mengumpulkan dana sebesar NT$30.000, guna memasang sistem kontrol akses dengan menggunakan kunci magnetik di badan gedung, supaya orang asing tidak lagi bisa masuk dengan mudah.

Warga setempat menyambut baik keputusan ini dengan mengatakan: "Ini adalah tindakan berbudi luhur!"

Bangunan Jing Xin "錦新大樓"

 

Gedung di Distrik Zhongshan, Kota Taipei ini, dahulunya adalah hotel yang cukup terkenal. Pada tahun 1984, bangunan ini mengalami kebakaran fatal di restoran lantai dua, yang kemudian menewaskan 19 orang dan melukai 49 orang lainnya.

Setelah insiden memilukan tersebut terjadi, hotel bersangkutan kemudian berganti nama dan beralih menjadi gedung apartemen dengan unit-unit yang disewakan secara terpisah.

Meski sudah menjadi unit sewa, tetapi di dalam bangunan terdapat altar dan patung dewa, yang kabarnya didirikan untuk menekan aura negatif.

Bangunan Jing Xin sendiri terletak di kawasan yang cukup strategis dan dekat dengan kawasan "Red District" (area prostitusi). Dan tidak heran jika peyewa di gedung ini memiliki ragam latar belakang yang berbeda-beda.

奇談/林森北商圈大樓火警…玻璃帷幕悶燒釀「煙囪效應」奪19命昔大飯店成猛鬼樓| 社會| CTWANT

Insiden kebakaran hebat yang melanda bangunan Jing Xin pada tahun 1984

 

Gedung yang juga sempat menjadi tempat penyelundupan bisnis prostitusi tersebut, telah menjadi landmark urban legend yang dikenal karena cerita-cerita mistis dan masalah keamanan.

Seorang polisi yang pernah bertugas di area tersebut mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi banyak kasus warga yang jatuh dari ketinggian gedung.

Meskipun ada penjaga keamanan, tetapi gedung ini tidak memiliki sistem kontrol akses, dan semua orang bisa bebas masuk dan menuju ke atap bangunan. Untuk mengklarifikasi penyebab rentetan insiden bunuh diri yang ada, pihak pengelola bangunan akhirnya memasang kamera pengawas di area penjemuran di atap gedung.

Bulan lalu, selama tiga minggu berturut-turut, terjadi beberapa kasus orang jatuh dan meninggal dari gedung tersebut. Korban termuda adalah seorang siswa SMP yang diketahui datang ke utara seorang diri dengan menumpangi kereta api, lalu ditemukan tergeletak tak bernyawa di gang belakang gedung.

Ponsel milik korban juga hancur akibat jatuh, sehingga keluarganya tidak mengetahui alasan anak mereka berakhir di lokasi tersebut.

Penyelidikan polisi menemukan fakta bahwa semakin banyak orang yang berasal dari luar daerah, yang notabene tidak memiliki hubungan dengan gedung tersebut datang untuk lompat dari ketinggian (bunuh diri).

Kepala lingkungan dan aparat kepolisian berharap agar pihak pengelola gedung bisa memasang sistem kontrol akses, sehingga hanya penghuni dengan kunci magnetik yang bisa mengakses pintu masuk dan lift.

Namun, ternyata pihak pengelola dengan para penghuni mengalami sengketa keuangan, yang berujung pada pembekuan rekening dana publik.

錦新大樓再傳命案!37歲女子墜工地亡距上一起才隔2周

Bangunan Jing Xin sendiri terletak di kawasan yang cukup strategis dan dekat dengan kawasan "Red District"

 

Pada akhir bulan lalu, seorang siswa SMA muncul di atap gedung. Polisi dan pemadam kebakaran bergegas ke lokasi untuk melakukan penyelamatan. Untung saja seorang petugas patroli dengan sigap menariknya ke bawah, mencegah tragedi mengerikan lebih lanjut terjadi.

Setelah ditelusuri, remaja bersangkutan awalnya hendak pergi ke gedung lain, tetapi karena adanya kontrol akses, ia memutuskan untuk beralih ke gedung di Distrik Zhongshan ini.

Mendengar alasan tersebut, seorang petugas polisi berkomentar: "Kami bersedia menyumbang NT$5.000 atau NT$10.000, tolong segera pasang sistem kontrol akses!"
Menurut informasi yang diperoleh, anggota dewan dari Partai KMT dan DPP, bersama dengan pemerintah kota, menghitung perkiraan biaya untuk memasang sistem kontrol akses magnetik.

Untuk 310 unit diperkirakan membutuhkan biaya sekitar NT$30.000. Setelah melakukan konfirmasi lebih lanjut dengan pihak komite pengelola gedung, sistem kontrol akses akan segera dipasang, dengan harapan untuk mencegah orang asing masuk ke dalam gedung tanpa alasan.

Kepolisian merasa optimis dengan rencana tersebut dan menyarankan agar pagar di atap gedung juga segera diperbaiki dan ditinggikan.

Jika tidak, mereka yang patroli di sekitar area tersebut selalu khawatir akan "terkena sesuatu" yang jatuh dari atas.

Komentar

Terbarumore