(Taiwan, ROC) - Kereta Cemara “Formosensis” Alishan terpilih sebagai pemenang Penghargaan Desain Pencahayaan Internasional LIT 2023 dengan menempati posisi teratas dalam kategori "Penerangan Jembatan dan Infrastruktur Publik".
Kantor Kereta Api Hutan dan Warisan Budaya Alishan, yang menugaskan proyek yang masih dalam tahap uji coba ini, menggambarkan “Formosensis” sebagai “cahaya hangat yang berkelap-kelip di tengah hutan pegunungan Taiwan,” yang ternyata berhasil memenangkan penghargaan desain pencahayaan internasional pertama bagi Taiwan.
Wakil Direktur Kantor Kereta Api Hutan dan Warisan Budaya Alishan, Chou Heng-kai (周恆凱) mengemukakan, kereta tersebut mencerminkan “sentuhan manusia” dari tim desain yang melapisi interior gerbong dengan kayu Hinoki, sejenis cemara harum alami yang merupakan kunci sejarah kehutanan Alishan.
Menurut deskripsi entri LIT, pencahayaan tidak langsung digunakan di dalam kereta untuk menonjolkan nuansa hangat kayu yang dipakai, sementara pencahayaan dekoratif untuk lampu meja dan dinding dirancang agar serasi dengan furnitur, menciptakan suasana harmonis.
LIT mencatat, kereta ini juga memanfaatkan lampu LED hemat energi, serta teknologi peredupan cerdas dan sensor siang hari untuk membantu mengurangi emisi karbon. Saat memasuki terowongan, lampu secara otomatis menyesuaikan untuk membantu penglihatan penumpang beradaptasi secara bertahap.
Pembangunan kereta baru ini memakan waktu dua tahun sembilan bulan dan setelah melewati masa uji coba, diperkirakan akan memulai debutnya pada Maret 2024.
Sekedar informasi, Penghargaan LIT diciptakan sebagai platform untuk mengakui dan merayakan pencapaian dalam produk pencahayaan, desain pencahayaan arsitektur, dan pencahayaan hiburan.