(Taiwan, ROC) --- Apakah ini hanya karangan fiksi semata? Seorang Warganet pria di forum Dcard mengungkapkan bahwa dia memiliki gaji bulanan sebesar NT$100.000, sementara istrinya NT$80.000. Sepasang suami istri ini memiliki lima anak dan mengaku kesulitan dalam membiayai anak-anak mereka.
Sang Warganet berharap ada pihak yang bisa membantu secara finansial atau bahkan 'mengadopsi' salah satu anaknya. Postingan ini pun langsung mendapat banyak kritik dari netizen.
Pengguna anonim ini memposting di media sosial Dcard, mengisahkan bahwa ketika dirinya berusia 20 tahun dan masih kuliah, dia menikahi pacarnya karena kehamilan yang tidak terencana.
Mereka memiliki kembar pada anak pertama, diikuti oleh sepasang kembar lagi dua tahun kemudian, dan untungnya hanya satu anak pada kelahiran ketiga.
Sumber: Dcard
"Kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan membuat saya dan istri selalu bertengkar setiap hari. Setiap kali bertengkar, selalu muncul argumen bahwa istri saya telah bersusah payah melahirkan lima anak untuk keluarga. Bukankah itu sudah cukup sebagai kontribusi untuk keluarga? Kami berharap ada orang baik yang bisa membantu kami atau mau mengadopsi anak-anak kami," tulis sang Warganet.
Postingan bersangkutan tentu saja mendatangkan ragam komentar dari netizen lainnya.
Ada yang menuliskan, "Tidak mampukah pasangan dengan total gaji NT$180 ribu ini untuk vasectomy atau menggunakan kondom, pil KB? Kamu sengaja mengambil risiko dan kamu harus bertanggung jawab."
"Anak-anak kalian benar-benar kasihan dan tak berdosa. Saya benar-benar berharap kamu sedang bercanda. Ingatlah masa depan kelima anak kalian," timpal netizen lainnya.