(Taiwan, ROC) -- Kompetisi “Tantangan Terjemahan” yang diselenggarakan oleh Trinity College Dublin bersama dengan kantor perwakilan Taiwan di Irlandia tahun ini bertemakan terjemahan Bahasa Inggris dari puisi Hakka. Para pemenang telah diumumkan pada 11 Desember lalu. Pemenangnya adalah penerjemah Hakka Taiwan, Lee Lok (李洛) dan penerjemah asal Irlandia Utara, Michael Sharkey.
“Tantangan Terjemahan” di tahun ini merupakan yang ketiga kalinya, setelah puisi Mandarin di tahun 2021 dan puisi Hokien Taiwan di tahun 2022. Kali ini tantangannya merupakan terjemahan Bahasa Inggris dari puisi Hakka dengan judul “Cahaya Langit” (天光) yang dibuat oleh Tseng Kuei-hai (曾貴海).
James Hadley, direktur dari Centre for Literary & Cultural Translation mengungkapkan, bahwa kualitas dari“Tantangan Terjemahan” tahun ini merupakan yang tertinggi, dan 17 terjemahan yang lulus penilaian pendahuluan hampir tidak memiliki kesalahan terjemahan. Oleh karena itu, standar evaluasi dari grup ini telah meningkat.
Hadley menyampaikan, bahwa kedua pemenang terjemahan ini memiliki keunikan dan kreativitas interpretasi dari puisi. Di saat yang sama, mereka dapat menggunakan musikalitas Bahasa Inggris untuk menggemakan perubahan fonologis dan emosi budaya Hakka yang unik dan kompleks, menunjukkan gaya pribadi mereka.
Tseng Kuei-hai hadir dalam konferensi pengumuman daftar pemenang. Ia menyampaikan, bahwa puisi “Cahaya Langit” merupakan sejarah Taiwan dan Irlandia yang kontras dan saling menggemakan satu sama lain, seperti duet dan simfoni dua pulau. Ia senang bahwa terjemahan bahasa Inggris yang bagus telah memberikan kesempatan kepada orang lain di seluruh dunia untuk terhubung secara emosional dengan budaya Hakka Taiwan.
Kepala perwakilan Taiwan di Irlandia, Yang Tzu-pao (楊子葆) mengutarakan bahwa komunitas Hakka merupakan elemen keberagaman Taiwan yang sangat dibutuhkan, semakin Anda memahami budaya Hakka Taiwan, semakin Anda akan memahami Taiwan.
“Tantangan Terjemahan” meniru “Tantangan Puisi” (Poetry Slam) yang digelar oleh penyair Amerika, Marc Smith di Chicago pada 1984, memperkenalkan elemen-elemen “kompetitif” untuk meningkatkan minat terjemahan literasi.
Pemenang tahun ini, Lee Lok merupakan lulusan sarjana hubungan internasional dari Universitas Nasional Taiwan (NTU) dan saat ini kuliah pasca sarjana di University of Melbourne, Australia. Michael Sharkey merupakan lulusan sarjana Literatur Inggris dari Queen's University Belfast di Irlandia Utara dan pasca sarjana dari Universitas Oxford. Saat ini ia kuliah program doktoral di Chinese University of Hong Kong.