(Taiwan, ROC) --- Setelah 12 tahun, Yuan Eksekutif mengadakan pertemuan penasihat teknologi, dengan berfokus pada teknologi semikonduktor dan net zero. Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dalam pidatonya menyatakan, ia berharap penasihat teknologi dapat memberikan saran yang memungkinkan Taiwan membuat terobosan dalam industri semikonduktor dan teknologi net zero, serta tetap berperan sebagai pemain kunci dalam rantai pasokan global.
Pertemuan penasihat teknologi diadakan pada Rabu hari ini (13/12). Presiden Tsai, yang hadir dalam upacara pembukaan, menyatakan bahwa ia pernah menghadiri pertemuan serupa pada tahun 2006. Pada saat itu Chen Chien-jen (陳建仁) adalah Ketua Komisi Sains Nasional dan Wu Tsung-tsong (吳政忠) sebagai Wakil Ketua.
Beliau berterima kasih kepada penasihat teknologi saat itu yang telah meletakkan dasar pengembangan industri semikonduktor dan bioteknologi di Taiwan. Kini Taiwan memiliki ekosistem semikonduktor yang lengkap dengan teknologi proses 2 nanometer yang memimpin dunia.
Presiden Tsai menyebutkan bahwa pemerintah telah merencanakan Skema Inovasi Taiwan, yang akan menanamkan NT$300 miliar selama 10 tahun ke depan, menggabungkan AI generatif dan chip untuk mendorong inovasi di berbagai industri.
Pemerintah juga akan membantu sektor industri semikonduktor dalam pengembangan talenta, serta kapasitas penelitian dan pengembangan, guna memastikan kepemimpinan Taiwan di industri semikonduktor.
Kepala Negara kemudian menekankan pentingnya mewujudkan tujuan transformasi net zero pada tahun 2050. Untuk ini, pemerintah akan menggabungkan sumber daya dari lintas kementerian, serta bekerja sama dengan institusi akademik dan kelompok masyarakat sipil, untuk mendorong implementasi teknologi net zero.
Tujuannya adalah membuat Taiwan menjadi model global dalam teknologi net zero, dan ia mengharapkan penasihat teknologi memberikan saran guna mempertahankan peran kunci Taiwan dalam rantai pasokan global.
Presiden Tsai mengatakan, "Pemerintah akan terus memperkuat infrastruktur di seluruh Taiwan, menyeimbangkan pembangunan di berbagai area, menarik talenta global ke Taiwan, dan menyuntikkan lebih banyak sumber daya ke dalam pengembangan teknologi, sehingga meningkatkan daya saing internasional Taiwan."
Dalam pidatonya, Perdana Menteri Chen Chien-jen, menyebutkan bahwa pemerintah telah merencanakan mekanisme untuk mendorong sektor perindustrian teknologi Taiwan pada masa mendatang. Anggaran teknologi pemerintah untuk tahun depan melebihi NT$150 miliar, atau dengan kata lain meningkat 18% dari tahun ini. Suntikan dana ini juga termasuk untuk peningkatan net zero emisi karbon dan teknologi yang menua.
Tujuannya adalah untuk memajukan Taiwan untuk sektor pembangunan berkelanjutan. Tema utama pertemuan kali ini adalah semikonduktor, AI, dan teknologi net zero, yang akan mempengaruhi perkembangan masyarakat manusia dalam 10 hingga 20 tahun ke depan.
PM Chen berharap bahwa saran yang diberikan oleh penasihat teknologi dalam dan luar negeri akan membantu mengarahkan pengembangan teknologi Taiwan untuk dekade mendatang, serta mempertahankan inovasi teknologi Taiwan dan daya saing globalnya.