(Taiwan, ROC) -- Kepala Perwakilan Republik Tiongkok yang baru untuk kawasan Amerika Serikat, Yu Tah-ray (俞大㵢) mengunjungi kantor pusat Institut Amerika di Taiwan (AIT) di Washington, D.C. pada Selasa (12/12), guna bersama-sama menandatangani “Perjanjian Bantuan Stabilisasi di Beberapa Wilayah Suriah ke-3” bersama Ingrid Larson, selaku Direktur Eksekutif AIT. Perjanjian ini bertujuan untuk mendukung proyek pengembangan komunitas di bagian timur laut Suriah.
Yu Tah-ray (俞大㵢) setelah tiba di Washington, D.C. pada Senin (11/12), keesokan paginya langsung melanjutkan jadwal kunjungannya dengan menandatangani “Perjanjian Bantuan Stabilisasi di Beberapa Wilayah Suriah ke-3” bersama Ingrid Larson.
Proyek ini merupakan bagian dari respons Taiwan terhadap Aliansi Global untuk Mengalahkan ISIS (The Global Coalition To Defeat ISIS).
Yu Tah-ray (俞大㵢) saat memberikan pidato mengemukakan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman rezim otoriter dan terorisme internasional. Namun, Taiwan memiliki kemampuan dan keinginan untuk memberikan kontribusi lebih banyak untuk dunia, berperan lebih aktif dalam isu-isu global dan memajukan kemakmuran dan perkembangan global bersama dengan seluruh mitra internasional. Donasi yang diberikan oleh Taiwan kali ini mencerminkan tekadnya untuk terlibat secara aktif dalam bantuan kemanusiaan di seluruh dunia.
Pihak AIT menyatakan bahwa sumbangan dari Taiwan akan digunakan untuk mendukung proyek di Hasakah dan Deir Ezzor, Suriah. Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat setempat, meningkatkan kualitas hidup dan memberikan pelatihan kepada petugas pertolongan pertama.
AIT melalui pers rilis menyampaikan, berkat kontribusi dari Kantor Perwakilan Taiwan di Amerika Serikat, proyek-proyek ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat dan mendukung masyarakat sipil di bagian timur laut Suriah. Upaya ini melibatkan perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur air dan sanitasi yang semakin memburuk, serta memberikan dukungan kepada tim pemadam kebakaran setempat di Deir Ezzor untuk melindungi lahan pertanian, perumahan dan daerah bisnis.
Taiwan turut bergabung dalam “Aliansi Global untuk Mengalahkan ISIS” pada tahun 2014. Sebagai anggota aliansi dan mitra yang dapat diandalkan bagi komunitas internasional, Taiwan beberapa tahun ini terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada wilayah-wilayah yang pernah dikuasai oleh ISIS, membantu upaya stabilisasi di wilayah Timur Tengah.