History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yu Tah-ray Menjabat Kepala Perwakilan ROC untuk AS, Perkuat Hubungan Taiwan - AS

  • 12 December, 2023
  • 曾秀情
Yu Tah-ray Menjabat Kepala Perwakilan ROC untuk AS, Perkuat Hubungan Taiwan - AS
Yu Tah-ray Menjabat Kepala Perwakilan ROC untuk AS, Perkuat Hubungan Taiwan - AS

(Taiwan, ROC) -- Yu Tah-ray (俞大㵢) menjabat Kepala Perwakilan Republik Tiongkok yang baru untuk kawasan Amerika Serikat. Pada 11 Desember 2023 lalu, Yu Tah-ray tiba di Washington untuk memulai tugasnya. Ingrid Larson, Direktur Eksekutif American Institute in Taiwan (AIT), terlihat hadir di lapangan untuk menyambut kedatangan Yu Tah-ray. Saat ditemui, Yu Tah-ray menyampaikan bahwa dirinya dapat terus memperdalam hubungan Taiwan-AS.

Kepala Perwakilan ROC untuk AS sebelumnya dijabat oleh Hsiao Bi-khim (蕭美琴). Hsiao Bi-khim sendiri telah mengundurkan diri dari posisinya pada tanggal 20 November 2023. Pengundurannya sendiri telah diajukan kepada Kementerian Luar Negeri, sesaat setelah Hsiao Bi-khim mengumumkan akan bergabung dalam bursa pemilu tahun mendatang. Hsiao Bi-khim terdaftar sebagai kandidat wakil presiden dari Partai Progresif Demokratik (DPP) bersama dengan capres Lai Ching-te (賴清德).

Pada 29 November 2023, Istana Kepresidenan mengumumkan bahwa Yu Tah-ray, yang baru diangkat sebagai wakil di Uni Eropa dan Belgia pada bulan September lalu, akan menggantikan posisi Hsiao Bi-khim sebagai Kepala Perwakilan di AS. Yu Tah-ray terbang langsung dari Brussels ke Washington untuk memulai tugasnya. Kedatangannya disambut oleh Ingrid Larson dan puluhan warga Taiwan yang telah berkumpul di bandara Washington DC.

Dalam wawancara dengan media, Yu Tah-ray menyatakan bahwa hubungan Taiwan-AS merupakan bagian penting dalam hubungan internasional, dengan pertumbuhan yang kuat di berbagai bidang dalam beberapa tahun terakhir. Yu Tah-ray menyebutkan bahwa fokus utama kerjanya adalah kerja sama di sektor keamanan dan ekonomi, serta memperluas ruang internasional Taiwan. Di samping itu, ia juga akan terus memastikan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, meningkatkan kemampuan pertahanan diri Taiwan, terus mendorong inisiatif perdagangan abad ke-21 dan menghindari pajak berganda.

Visi-visi di atas merupakan isu yang akan terus dikomunikasikan dan dikembangkan dengan pihak AS. Menghadapi pemilihan umum yang akan datang, Yu Tah-ray menyatakan bahwa tekanan Tiongkok terhadap Taiwan tidak pernah berhenti. Melalui ancaman militer, paksaan ekonomi, dan perang kognitif, pihak Tiongkok terus mencoba untuk mempengaruhi penduduk Taiwan. Cara mencegah pengaruh eksternal terhadap pemilihan umum juga merupakan topik penting yang akan dibahas dengan pihak Amerika Serikat.

Ketika ditanya perihal tekanan apa yang dirasakan saat harus menggantikan posisi Hsiao Bi-khim sebagai wakil di AS, Yu Tah-ray hanya tersenyum dan mengatakan bahwa kinerja Hsiao Bi-khim selama masa jabatannya di AS terlihat sangat jelas, baik di dalam maupun luar negeri. Yu Tah-ray juga telah meletakkan fondasi yang lebih kuat untuk hubungan Taiwan-AS. Mendorong hubungan Taiwan dengan AS adalah misi berkelanjutan, yang akan terus diusahakan keberhasilannya dengan seluruh tim di kantor perwakilan.

Setelah Yu Tah-ray tiba di Washington, Kepala AIT, Laura Rosenberger, juga membagikan foto Ingrid Larson yang terlihat menyambut Yu Tah-ray melalui platform media sosial X. Dalam tweetnya, Rosenberger menyatakan bahwa Yu Tah-ray adalah teman yang sudah dikenal semua orang. Di bawah pengalaman yang mumpuni, hubungan kemitraan bilateral antara Taiwan dengan AS akan terus berkembang dan menguat.

Komentar

Terbarumore