(Taiwan, ROC) --- Di wilayah selatan Taiwan, invasif populasi iguana telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Catatan sebelumnya memperlihatkan data yang mengejutkan bahwa sebanyak 400 ekor tertangkap dalam satu malam, membuat penduduk setempat ketakutan.
Baru-baru ini, seorang Warganet melihat seekor iguana yang masuk ke dalam Kuil Dewi Mazu seorang diri. Iguana terlihat berhenti dan berdiri di depan altar. Sang iguana terlihat seolah-olah tengah berlutut dan berdoa di depan Dewi Mazu.

Seorang Warganet membagi postingan di komunitas Facebook, "路上觀察學院 baca: Lùshàng guānchá xuéyuàn", memperlihatkan sebuah foto iguanahijau yang tengah berdiri di depan altar sembahyang.
Iguana tersebut terlihat menatap langsung Dewi Mazu, seakan-akan ada sesuatu hal yang ingin disampaikan. Iguana tersebut diketahui berada di sana untuk waktu yang lama, seakan-akan ia adalah penganut yang taat.
Menurut informasi yang diperoleh, kuil Dewi Mazu ini terletak di Neipu, Kabupaten Pingtung.

Setelah foto tersebut diunggah, para netizen pun ramai memberikan komentar mereka.
Ada yang menuliskan, "Sang iguana melarikan diri lalu masuk ke sini untuk mencari ketenangan."
"Iguana, sembahyanglah selagi ada kesempatan, jika tertangkap, sudah tidak ada lagi kesempatan," timpal netizen lainnya.
Faktanya, menurut penjelasan para ahli, iguana tidak berbahaya bagi manusia, tetapi mereka dapat merusak tanaman, yang menyebabkan para petani menjadi kesal.
Untuk menjaga keseimbangan ekologi, pemerintah terus meningkatkan upaya untuk mengeluarkan mereka secara besar-besaran, dengan harapan dapat melindungi kelangsungan pertanian lokal.