(Taiwan, ROC) -- Komite Angkatan Bersenjata DPR dan Senat Amerika Serikat (AS) telah mencapai kesepakatan dan mengumumkan bahwa isi negosiasi UU Otorisasi Pertahanan Nasional tahun anggaran 2024 mewajibkan Departemen Pertahanan AS memberikan pelatihan komprehensif serta melakukan konsultasi dan desain pengembangan kapasitas kelembagaan guna mengembangkan kemampuan tempur Taiwan. Terkait hal ini, Menteri Pertahanan Taiwan, Chiu Kuo-cheng (邱國正) pada hari ini (8/12) menekankan, bahwa pertukaran antara tentara nasional dan sekutu internasional tidak akan pernah berhenti, termasuk pelatihan, pertukaran informasi, dan lain sebagainya, di mana tentu membantu bagi militer dan persiapan perang.
Setelah DPR AS dan Senat AS melakukan negosiasi selama beberapa hari, kesepakatan pengajuan UU Otorisasi Pertahanan Nasional tahun anggaran 2024 (F2024 NDAA) dengan nilai US$ 876,8 milyar tercapai kemarin malam. Berdasarkan versi yang dirilis oleh Komite Angkatan Bersenjata Senat, dalam beberapa ketentuan terkait dengan Taiwan, Kongres meminta Menteri Pertahanan AS, dengan persetujuan Kementerian Luar Negeri AS dan konsultasi dengan pejabat Taiwan terkait, untuk mengembangkan pelatihan komprehensif, melakukan konsultasi, dan membangun rencana kemampuan institusional bagi militer Taiwan.
Dalam wawancara di Yuan Legislatif pada 8 Desember, Menteri Pertahanan Taiwan, Chiu Kuo-cheng menyampaikan bahwa pertukaran antara tentara nasional dan para sekutunya tidak akan pernah berhenti, lingkup pertukaran juga sangat luas, dimana hal ini tentunya bermanfaat bagi pembangunan militer dan persiapan perang. Chiu Kuo-cheng mengatakan, “Kami sering melaporkan kepada semuanya jika kami melakukan pertukaran yang terus menerus dengan negara lain, lingkup pertukaran juga sangat luas, mulai dari pelatihan, persiapan perang. Selama untuk negeri, bermanfaat bagi pembangunan persiapan perang militer nasional, tentunya hal ini merupakan saluran yang sangat baik. Semuanya saling memberikan lebih banyak informasi, tentu membantu untuk memperkuat pekerjaan kita.”
Pihak media menanyakan, apakah AS berupaya untuk meresmikan kerja sama militer antara Taiwan dan AS? Chiu Kuo-cheng mengklarifikasi, bahwa tidak ada hal yang disengaja dalam hal resmi atau tidak. Pembangunan militer nasional dan persiapan perang semuanya dilakukan sesuai dengan jadwal, tidak perlu menabuh gong dan gendering untuk mempromosikannya, hal itu dipromosikan dengan lancar.
Selain itu, pagi ini Kementerian Pertahanan Nasional (MND) mengumumkan bahwa di tanggal 7 Desember terdeteksi balon udara Tiongkok melintasi garis tengah Selat Taiwan. Chiu Kuo-cheng menyampaikan, bahwa hal tersebut merupakan pengumuman rutin dan sepantasnya terkait dengan situasi laut maupun udara di sekitar Selat Taiwan. Terkait dengan fungsi balon udara ini, ada kemungkinan balon udara yang bersuara, dengan cakupan yang luas, seperti pendeteksi cuaca atau pengawas jalur penerbangan, mengecek pengaruh angina, dan sebagainya, seluruhnya merupakan cakupan penelitian.