History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Seratusan Negara COP 28 Berinsiatif Penggunaan Sumber Energi Terbarukan 3 Kali Lipat

  • 05 December, 2023
  • 曾秀情
Seratusan Negara COP 28 Berinsiatif Penggunaan Sumber Energi Terbarukan 3 Kali Lipat
Kepala Biro Perubahan Iklim di bawah Kementerian Perlestarian Lingkungan Taiwan Tsai Lng-yi (蔡玲儀)

(Taiwan, ROC) -- Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-bangsa tentang Perubahan Iklim ke-28 (COP 28) yang tengah berlangsung di Dubai, Kepala Biro Perubahan Iklim di bawah Kementerian Perlestarian Lingkungan Taiwan Tsai Lng-yi (蔡玲儀) hari ini (5/12) menyampaikan, meskipun 22 negara seperti Amerika Serikat, Jepang dan lainnya berinisiatif meningkatkan sumber energi nuklir, tetapi 100 an lebih negara utama meningkatkan 3 kali lipat penggunaan sumber energy terbarukan, hal ini sejalan dengan Taiwan yang mengarah ke emisi nol bersih, Taiwan akan secara nyata berdasarkan jalur emisi nol bersih mempromosikan transformasi.

KTT COP 28 yang tengah berlangsung dari tanggal 30 November lalu hingga 12 Desember 2023 nanti di kantor PBB Dubai, meskipun hampir 120 negara yang berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan sebanyak 3 kali lipat dari jumlah sekarang ini hinggga tahun 2030, tetapi Amerika Serikat, Jepang dan 20 negara lainnya menandatangi deklarasi meminta peningkatan 3 kali lipat penggunaan sumber energy terbarukan hingga sebelum tahun 2050, untuk mencapai target emisi nol karbon global.

Terkait dengan hal ini, Kepala Biro Perubahan Iklim Tsai Ling-yi ketika diwawancarai pada tanggal 5 Desember menyampaikan, KTT COP PBB selama ini belum mengizinkan Taiwan turut berpartisipasi, tetapi pihak Taiwan tetap terus mengamati secara seksama, KTT yang berlangsung hingga 12 Desember yang nantinya akan menghasilkan kesepakatan. Tsai Ying-li mengemukakan, banyak negara-negara yang memberikan inisiatif selama masa berlangsungnya konferensi ini, seperti Amerika Serikat, Jepang dan lainnya yang mengemukakan pemikiran untuk menambah penggunaan sumber energi tenaga nuklir, tetapi 100 lebih negara yang berinisiatif meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan sebanyak 3 kali lipat dari jumlah penggunaan tahun 2020 sebelum tahun 2030 mendatang, hal ini sejalan dengan jalur nol emisi karbon Taiwan.

Selain itu terkait Amerika Serikat, Uni Eropa dan negara-negara lainnya yang mengumumkan memberikan bantuan bagi negara-negara rentan dalam menghadapi hantaman perubahan iklim, Tsai Ling-yi mengemukakan, dalam penandatanganan “Protokol Kyoto” diharapkan negara-negara maju dapat memberikan sumbangan dana bagi negara-negara berkembang, pada saat itu pemberian sumbangan direncanakan sekitar US$100 milyar per tahunnya, tetapi pada kenyataanya hingga saat ini masih kembali mempertimbangkan hal ini, sedangkan Taiwan yang juga memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat global, sehngga Kementerian Luar Negeri bersama dengan 4 negara sahabat diplomatik membahas pembentukan dana bersama untuk mengantisipasi perubahan iklim pada Juli, rincian anggaran dana masih tengah dibahas.

Di sisi lain, Tsai Ling-yi juga menyampaikan, Kementerian Pelestarian Lingkungan juga telah mengutus orangnya untuk mengadakan sidang di sekitar tempat berlangsungnya COP 28 di Dubai.

Komentar

Terbarumore