History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Anda Tim Mana? Survei: Warga Taiwan yang Tidak Suka Bawang Prei 2 Hingga 3 Kali Lebih Banyak dari yang Tidak Suka Daun Ketumbar

  • 05 December, 2023
  • 尤繼富
Anda Tim Mana? Survei: Warga Taiwan yang Tidak Suka Bawang Prei 2 Hingga 3 Kali Lebih Banyak dari yang Tidak Suka Daun Ketumbar
Anda Tim Mana? Survei: Warga Taiwan yang Tidak Suka Bawang Prei 2 Hingga 3 Kali Lebih Banyak dari yang Tidak Suka Daun Ketumbar

(Taiwan, ROC) --- Jumlah warga yang menggunakan platform jasa pengantar makanan di Taiwan, kian hari kian bertambah banyak. Tidak hanya makanan jadi, layanan jasa pengiriman juga bisa membantu warga mengantar bahan makanan segar.

Penelitian dalam negeri menemukan, kebiasaan konsumen dalam memesan makanan memperlihatkan bahwa jumlah orang yang tidak suka bawang prei ternyata 2 hingga 3 kali lebih banyak, daripada yang tidak suka daun ketumbar.

Di samping itu, jumlah orang yang memesan makanan dengan tingkat kepedasan 'sedang' 5 kali lebih banyak daripada yang memesan 'sangat pedas' atau 'sedikit pedas'.

圖/TVBS

Sumber Foto: TVBS News

Berikutnya, telur dan susu segar adalah produk yang paling banyak dicari, dan baru-baru ini platform tersebut mengumumkan bintang basket Jeremy Lin dan mantan pembawa acara senior Jennifer Shen (沈春華) sebagai duta merek Uber Eats.

Ditelaah lebih lanjut, produk bawang prei maupun daun ketumbar memiliki pendukungnya masing-masing. Namun, survei terbaru Uber Eats menunjukkan bahwa proporsi yang tidak ingin ditambah bawang prei adalah 5%, dengan total 219.188 pesanan.

Angka di atas juga menunjukkan bahwa orang yang tidak suka bawang prei ternyata lebih banyak daripada yang tidak suka daun ketumbar.

專訪】疫情下的第一線外送員心聲──減薪、高染疫風險、職災保障不足|Crossing Campus|換日線

General Manager Uber Eats, Chai Lee (李佳穎) mengatakan, "Orang sangat tidak suka makan bawang prei, bahkan orang yang tidak suka makan bawang prei berjumlah 2 hingga 3 kali lebih banyak daripada yang tidak suka makan daun ketumbar."

Survei di atas juga memperlihatkan bahwa orang Taiwan ternyata suka makan pedas, terutama untuk level (pedas) 'sedang' yang lebih banyak 20% daripada 'sangat pedas' dan 'sedikit pedas'.

Dari dua platform jasa pengiriman makanan terbesar di Taiwan memperlihatkan bahwa produk telur terjual paling banyak, diikuti susu, mi instan, dan tahu. Selain itu, produk makanan cepat saji dan hot pot juga banyak dicari, serta barang yang tidak bisa dipesan seperti lensa kontak dan alat rapid test COVID-19 juga masuk dalam daftar.

Komentar

Terbarumore