History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jangan Bawa Produk Ini Masuk ke Taiwan, BAPHIQ: Akan Dikenakan Denda Maksimal NT$3 Juta, Warga Asing yang Tidak Mampu Bayar akan Dideportasi

  • 05 December, 2023
  • 尤繼富
Jangan Bawa Produk Ini Masuk ke Taiwan, BAPHIQ: Akan Dikenakan Denda Maksimal NT$3 Juta, Warga Asing yang Tidak Mampu Bayar akan Dideportasi
Jangan Bawa Produk Ini Masuk ke Taiwan, BAPHIQ: Akan Dikenakan Denda Maksimal NT$3 Juta, Warga Asing yang Tidak Mampu Bayar akan Dideportasi

(Taiwan, ROC) --- Pasca pelonggaran pembatasan pandemi COVID-19, kebiasaan bepergian ke luar negeri dari warga di Taiwan kian hari kian populer. Namun, diingatkan kepada seluruh warga untuk tidak membawa oleh-oleh yang mengandung produk daging.

Bureau of Animal and Plant Health Inspection and Quarantine (BAPHIQ) baru-baru ini mencatat peningkatan kasus pembawaan produk "egg roll isi daging" dari Thailand dan daratan Tiongkok. Semenjak bulan Oktober hingga saat ini telah ada total 14 kasus warga yang melanggar ketentuan dan dikenai denda.

BAPHIQ menekankan bahwa barang-barang yang mengandung produk daging dilarang keras untuk dibawa masuk ke Taiwan. Ini termasuk produk ham, sosis, daging asap, egg roll isi daging, mooncake isi daging, biskuit daging ayam, serta kue dan camilan lainnya yang berisi daging.

Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan hukuman penjara hingga tujuh tahun dan/atau denda maksimal NT$3 juta.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengirim produk daging dari luar Taiwan, misal dendeng, sosis, daging asap, dan ham ke Taiwan melalui layanan pos atau kurir, serta tidak membeli produk daging dari luar negeri secara online.

香腸老是煎到燒焦?內行:多做1步驟又香又多汁- 生活- 中時新聞網

BAPHIQ melanjutkan, denda untuk pelanggaran pertama akan dikenakan sebesar NT$200.000, lalu meningkat menjadi NT$1 juta untuk pelanggaran kedua.

Bagi warga negara asing yang tidak mampu membayar denda di perbatasan, maka mereka akan ditolak masuk dan dideportasi dari Taiwan.

Komentar

Terbarumore