(Taiwan, ROC) – Satu per satu pesawat latih canggih "Brave Eagle" buatan Taiwan telah diserahkan, kemudian modifikasi struktural F-16V dan proyek pengadaan militer juga telah selesai secara bertahap. Komando Penerbangan yang awalnya berada di bawah Akademi Angkatan Udara dinaikkan secara independen menjadi "Komando Pelatihan Penerbangan Angkatan Udara".
Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) secara khusus mengunjungi Markas Gangshan di Kaohsiung pagi ini (1/12) untuk memberikan perintah kepada Komando Pelatihan Penerbangan Angkatan Udara agar mulai bertugas sejak 1 Desember, serta melakukan penyerahan bendera dan stempel kepada markas tersebut, serta menyaksikan parade darat dan udara. Dalam parade tersebut, pesawat Brave Eagle dan pesawat tipe AT-3 melesat melewati tribun penghormatan dan membentuk formasi huruf “pin” (品) dengan 4 kelompok yang terdiri dari masing-masing 3 pesawat.
Karena Markas Komando Pelatihan Penerbangan Angkatan Udara dan Akademi Angkatan Udara sama-sama bermarkas di Markas Gangshan, Presiden Tsai berharap kedua unit ini dapat saling mendukung dan mengembangkan berbagai program pelatihan. Tujuannya sangat jelas, yaitu meningkatkan keamanan dan efektivitas latihan penerbangan untuk memperkuat keseluruhan kekuatan dalam operasi pertahanan.