(Taiwan, ROC) -- Mendekati musim dingin, Rerum Novarum Center akan mengadakan acara tahunan "Membawa Kehangatan untuk Nelayan" pada 7 dan 8 Desember. Berdasarkan data statistik dari pekerja sosial, sebagian besar nelayan asing di 20 pelabuhan ikan di Pesisir Utara dan Pesisir Timur Laut diharuskan tidur di kapal sehingga mereka memerlukan sekitar 1430 selimut hangat. Saat ini, masih terdapat kekurangan sekitar 300 lebih selimut. Rerum Novarum Center berharap agar masyarakat dapat turut serta menunjukkan kepedulian mereka dengan berkontribusi pada kegiatan ini.
Pengawas Rerum Novarum Center, Li Zheng-xin (李正新) mengatakan, nelayan asing seharusnya menerima pengaturan makanan dan tempat tinggal oleh majikan sesuai dengan hukum, sama seperti perawat asing. Namun, saat ini banyak nelayan asing yang diharuskan tidur di atas kapal. Meskipun majikan umumnya menyediakan perlengkapan untuk melawan hawa dingin, tetapi tidak selalu dapat memenuhi kebutuhan sepenuhnya. Oleh karena itu, Rerum Novarum Center telah secara resmi menyelenggarakan acara "Membawa Kehangatan untuk Nelayan" sejak tahun 2019, dan kegiatan ini terus berlanjut hingga sekarang.
Li Zheng-xin mengungkapkan, proyek penggalangan dana tahun ini berfokus pada selimut, karena menurut tanggapan para nelayan, dibandingkan dengan tidur dalam sleeping bag, selimut dapat membuat mereka tidur lebih nyaman di atas kapal dan memberikan perasaan seperti di rumah.
Li Zheng-xin menyebutkan, menggunakan selimut di atas kapal tidak hanya membuat selimut rentan terhadap kelembapan, sulit untuk dicuci dan dikeringkan, sehingga umur pakainya relatif singkat. Namun, beberapa nelayan asing enggan mengeluarkan uang berkali-kali untuk membeli selimut baru demi menghemat biaya.
Li Zheng-xin mengatakan, kegiatan "Membawa Kehangatan untuk Nelayan" memiliki dua makna. Di satu sisi, kegiatan ini bertujuan untuk melindungi nelayan asing dari hawa dingin, dan di sisi lain, diharapkan masyarakat Taiwan dapat melihat kontribusi nelayan asing terhadap industri perikanan di perairan Taiwan. Dengan menerima hadiah ini, diharapkan para nelayan asing dapat merasakan ungkapan terima kasih dan kehangatan dari masyarakat Taiwan.
Untuk menghindari pemborosan, Li Zheng-xin menuturkan pada pertengahan November, pihaknya dan para nelayan di 20 pelabuhan ikan di Pesisir Utara dan Pesisir Timur Laut telah melakukan penghitungan dan mencatat kebutuhan sebanyak 1430 selimut. Saat ini, sudah terkumpul lebih dari 1100 selimut, tetapi masih kurang lebih 300 selimut. Mereka berharap, masyarakat dapat bersama-sama bertindak dan membantu para nelayan asing agar mereka tetap hangat selama musim dingin.