History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Bandara Taoyuan Terperosok ke Peringkat 82 Dunia, Ini Penyebabnya!

  • 30 November, 2023
  • 尤繼富
Bandara Taoyuan Terperosok ke Peringkat 82 Dunia, Ini Penyebabnya!
Bandara Taoyuan Terperosok ke Peringkat 82 Dunia, Ini Penyebabnya!

(Taiwan, ROC) --- Skytrax, sebuah perusahaan yang terkenal dengan penilaiannya terhadap maskapai penerbangan dan bandara di seluruh dunia, baru-baru ini mengumumkan hasil pemilihan "Bandara Terbaik Dunia 2023".

Bandara Taoyuan, yang sebelumnya menduduki peringkat ke-13 di dunia pada tahun 2019, mengalami penurunan hingga ke peringkat ke-82 tahun ini.

Menanggapi hal di atas, Bandara Taoyuan menyatakan pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan.

Sejak pandemi mereda, area keberangkatan internasional penuh sesak dengan penumpang, tetapi yang mengatur antrean adalah staf keamanan dari pihak ketiga (outsourcing).

Bandara Taoyuan mengalami kekurangan staf dalam waktu yang lama, dan tugas keamanan juga beragam, termasuk membantu penumpang menempatkan barang pribadi mereka di area pemeriksaan.

Namun, jika penumpang menghadapi masalah, mungkin sulit untuk mendapatkan respons secara tepat waktu.

Seorang penumpang berkomentar, "Seharusnya melatih stafnya agar lebih profesional. Jika pelatihan karyawan tidak memadai, itu akan menimbulkan masalah bagi publik."

Penumpang lain menambahkan, "Jika memang ada kekurangan tenaga kerja dalam jangka pendek, (bantuan dari staf keamanan) mungkin merupakan solusi."

Kekurangan tenaga kerja di Bandara Taoyuan mungkin mempengaruhi persepsi publik terhadap kinerja bandara.

Skytrax asal Inggris menyusun daftar peringkat bandara terbaik dunia berdasarkan ribuan survei dari penumpang yang tiba, dengan mengukur aspek-aspek seperti proyek konstruksi, pemeliharaan, dan kebersihan bandara.

Tahun ini, Bandara Taoyuan tidak masuk dalam 50 besar. Pada tahun 2019, Bandara Taoyuan menduduki peringkat ke-13, tetapi dalam waktu kurang dari lima tahun, peringkatnya telah merosot ke posisi ke-82 pada tahun 2023. Ini juga menjadi penurunan terbesar dalam sejarah Bandara Taoyuan.

Sebagai perbandingan, Bandara Changi di Singapura berada di peringkat pertama, Bandara Haneda di Jepang di peringkat ketiga, dan Bandara Incheon di Korea Selatan di peringkat keempat.

Profesor Asosiasi dari Departemen Pariwisata Universitas Providence, Huang Cheng-tsung (黃正聰), berkomentar, "Banyak perhatian Bandara Taoyuan tertuju pada pembangunan Terminal 3, sehingga kurang memperhatikan Terminal 1 dan 2. Bandara di Singapura, Jepang, dan Korea Selatan dibangun belakangan dan memiliki konsep serta kebutuhan yang lebih stabil."

Pihak Bandara Taoyuan menjelaskan bahwa Taiwan baru membuka kembali perbatasannya pada Oktober 2022, sedangkan penilaian Skytrax dilakukan sepanjang tahun sebelumnya.

Mereka mengakui bahwa periode penilaian yang singkat dan jumlah sampel yang rendah mungkin telah mempengaruhi hasilnya. Terlepas dari semua itu, Bandara Taoyuan berkomitmen untuk terus memperbaiki dan memprioritaskan pelayanan untuk para pelanggan.

Komentar

Terbarumore