(Taiwan, ROC) - Indeks keyakinan konsumen (IKK) di Taiwan terus meningkat pada bulan November, mencapai level tertinggi dalam satu setengah tahun, terdorong oleh naiknya enam faktor pertimbangan dan optimisme terhadap pasar saham, demikian berdasarkan laporan IKK terbaru yang dirilis hari Senin oleh National Central University (NCU).
Survei yang dilakukan pada 18-21 November itu menemukan, IKK November naik 0,34 poin dari bulan sebelumnya menjadi 69,4 poin, tertinggi sejak 71,77 poin yang tercatat pada April 2022, dan merupakan kenaikan bulanan kedua berturut-turut.
Menurut NCU, IKK mengukur tingkat keyakinan masyarakat dalam enam faktor, yakni prospek lapangan kerja, keuangan keluarga, harga konsumen, iklim ekonomi lokal, pasar saham, dan kemungkinan membeli barang tahan lama selama enam bulan berikutnya.
Pada bulan November, sub-indeks pasar saham lokal naik 0,83 poin dari bulan sebelumnya menjadi 50,39 poin, merupakan kenaikan terbesar di antara enam faktor pada bulan tersebut dan tertinggi sejak Januari 2022, yang mencapai 51,10 poin.
Dachrahn Wu (吳大任), direktur Pusat Penelitian Pembangunan Ekonomi Taiwan (RCTED) di NCU, mengatakan bahwa pasar saham Taiwan mengalami pemulihan yang kuat pada bulan November, karena investor institusi asing membangun kembali posisi mereka di tengah berkurangnya kekhawatiran atas kenaikan suku bunga lebih lanjut di Amerika Serikat.
Wu mengatakan perekonomian lokal terus mendapatkan keuntungan dari konsumsi domestik yang kuat pasca era COVID-19 yang telah meningkatkan keyakinan konsumen, namun masih ada kekhawatiran atas lemahnya permintaan global.
Andaikata perekonomian AS, yang merupakan perekonomian terbesar di dunia, melemah di tengah kenaikan suku bunga yang agresif, ekspor Taiwan mungkin akan terpengaruh dan perekonomiannya akan terpuruk, ujarnya.
Sekedar informasi, survei IKK NCU pada bulan November mengumpulkan 2.971 kuesioner valid dari konsumen di Taiwan yang berusia 20 tahun ke atas. Tingkat kepercayaannya mencapai 95% dengan margin kesalahan plus minus 2,0%.