(Taiwan, ROC) – Pasar tenaga kerja kesulitan mencari tenaga kerja meskipun biasanya di kuartal keempat lowongan pekerjaan sedikit. Berdasarkan survei yang dirilis oleh Bank Tenaga Kerja pada 23 November, sebanyak 94% perusahaan mengungkapkan, mereka memiliki rencana untuk merekrut karyawan sebelum Tahun Baru Imlek. Persentase ini mencapai tingkat tertinggi dalam sembilan tahun dengan rata-rata gaji mendekati NT$40.000, mencetak rekor tertinggi dalam 11 tahun terakhir.
Setelah mengumpulkan 1.240 kuesioner dari anggota dan 977 kuesioner dari perusahaan, Situs Bank Tenaga Kerja Yes123 menyimpulkan, sebanyak 93% pekerja berencana untuk mencari pekerjaan baru sebelum Tahun Baru Imlek, mencapai rekor tertinggi dalam 11 tahun terakhir. Para pencari kerja juga mengharapkan rata-rata kenaikan gaji sebesar NT$8.198 setelah pindah pekerjaan. Industri yang paling diminati untuk pindah kerja adalah teknologi, perhotelan, dan keuangan, masing-masing menempati tiga posisi teratas.
Juru Bicara Yes123 Yang Zong-bin (楊宗斌) menganalisis, alasan perusahaan melakukan perekrutan lebih awal adalah tidak hanya untuk mengatasi krisis tenaga kerja yang sudah berlangsung lama, tetapi juga untuk menghadapi gelombang resignasi setelah tahun baru, agar pasokan tenaga kerja tetap stabil dan tidak terpengaruh oleh perubahan musiman.
Bagi pekerja yang khawatir kehilangan bonus tahunannya akibat mengundurkan diri sebelum waktunya, Yang Zong-bin memberikan saran. Dia mengatakan, jika perusahaan tidak memberikan bonus tahunan selama beberapa tahun terakhir, atau bahkan tidak memberikan bonus tahunan sama sekali, maka pekerja sebaiknya mempertimbangkan untuk pindah pekerjaan sebelum Tahun Baru Imlek karena ini adalah terbaik untuk mengirimkan resume dan melamar pekerjaan. Pasalnya, peluang untuk wawancara dan diterima kerja cenderung lebih tinggi saat ini, karena jumlah pesaingnya jauh lebih sedikit dibandingkan nanti setelah tahun baru.

(foto: Nownews)