History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hadiri “Malam Indonesia”, Wamenlu Dorong Penandatanganan Perjanjian Jaminan Investasi Taiwan-Indonesia

  • 23 November, 2023
  • 陳柏萇
Hadiri “Malam Indonesia”, Wamenlu Dorong Penandatanganan Perjanjian Jaminan Investasi Taiwan-Indonesia
Hadiri “Malam Indonesia”, Wamenlu Dorong Penandatanganan Perjanjian Jaminan Investasi Taiwan-Indonesia

(Taiwan, ROC) – Wakil Menteri Luar Negeri Taiwan Roy Chun Lee (李淳) dikabarkan datang menghadiri acara “Malam Indonesia” yang diselenggarakan oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI Taipei), pada Rabu (22/11) malam. Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan melalui pers rilis yang diumumkan pada hari ini (23/11) menyatakan, Wamenlu Roy Chun Lee (李淳) dalam pidatonya berharap agar kedua negara dapat segera memperbarui “Perjanjian Jaminan Investasi Taiwan-Indonesia” dan terus memperdalam hubungan bilateral melalui “Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan”.

Roy Chun Lee (李淳) menyampaikan, Indonesia adalah mitra perdagangan ke-13 terbesar bagi Taiwan, dengan total perdagangan bilateral mencapai 14,428 miliar dolar AS pada tahun lalu (2022). Dirinya berharap agar kedua negara dapat segera memperbarui “Perjanjian Jaminan Investasi Taiwan-Indonesia” guna menciptakan pemandangan ekonomi yang lebih baik. Selain bekerja sama secara erat dalam bidang ekonomi dan perdagangan, pendidikan, pertanian dan ketenagakerjaan, kedua negara juga merupakan negara demokratis penting di kawasan Indo-Pasifik, serta bersama-sama menghadapi tantangan seperti perubahan iklim, keamanan pangan dan ketahanan rantai pasokan. Wamenlu juga berharap agar kedua belah pihak dapat terus memperdalam hubungan bilateral melalui “Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan” sambil bersama-sama menjaga kebebasan, keterbukaan, perdamaian dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.

Kepala KDEI Taipei, Iqbal Shoffan Shofwan dalam pidatonya menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Taiwan dalam menghadapi pandemi COVID-19. Dirinya menyebutkan bahwa Indonesia saat ini sedang aktif mengembangkan infrastruktur dan Taiwan memiliki industri manufaktur yang kuat serta rantai pasokan berteknologi tinggi, merupakan mitra penting dalam membantu Indonesia mencapai “Visi Indonesia 2045”. Bapak Iqbal berharap agar kerja sama antara Taiwan-Indonesia ke depannya tidak hanya terbatas pada sektor ekonomi, tetapi juga terus memperkuat dalam bidang ketenagakerjaan, pendidikan dan pelatihan, serta aspek sosial dan budaya.

Acara yang digelar di Hotel Grand Mayfull Taipei tersebut turut dihadiri oleh Chairperson Radio Taiwan International (Rti), Cheryl Lai (賴秀如) dan rombongan Rti lainnya.

Dalam acara tersebut, KDEI Taipei juga telah menghadirkan berbagai ragam kuliner khas Indonesia dan pertunjukan seni tari serta nyanyian tradisional sebagai bagian dari upaya untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Taiwan dan dunia internasional. Melalui variasi makanan ibu pertiwi yang disajikan, serta aksi panggung yang mencakup tarian dan nyanyian autentik Indonesia, acara ini berhasil menjadi platform yang mempersembahkan keindahan dan keberagaman budaya Indonesia kepada para tamu undangan. Upaya ini tidak hanya memperkaya pengalaman kuliner, tetapi juga merangkul kekayaan seni dan tradisi yang menjadi bagian integral dari identitas Indonesia.

Komentar

Terbarumore