History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pembatasan Kuota Wisata ke RRT, Agen Perjalanan Mengkritik Hal Tersebut

  • 18 November, 2023
  • 李珮菁
Pembatasan Kuota Wisata ke RRT, Agen Perjalanan Mengkritik Hal Tersebut
Ilustrasi penerbangan antar selat di Taiwan (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) -- Beberapa waktu yang lalu, Kementerian Perhubungan merasa lega karena 1 Maret 2024, RRT telah menghapus larangan grup berwisata dan mengizinkan agen perjalanan Taiwan melayani wisatawan Daratan Tiongkok (RRT), dan sebaliknya membawa grup wisatawan berkunjung ke RRT, tak disangka Dewan Urusan Daratan Tiongkok mengatakan, pada tahap awal masih dibatasi per hari 2.000 orang, hal ini membuat pelaku industri pariwisata protes keras terhadap pembatasan ini, selama pencabutan darurat militer di Taiwan belum pernah ada pembatasan terhadap agen perjalanan.

Ditjen Pariwisata mengumumkan, mengizinkan agen perjalanan untuk mempromosikan dan memasarkan paket wisata ke RRT setelah 1 Maret 2024. Bertepatan dengan pameran wisata yang digelar oleh Taiwan Visitors Association (TVA), para pelaku usaha segera meluncurkan paket wisata ke RRT, menyambut festival musim semi yang telah lama dinanti.

Tanpa diduga, 10 hari kemudian, Menteri Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) Chiu Tai-san (邱太三) dalam sidang Yuan Legislatif menyampaikan, didasarkan pada konsep timbal balik, maka pada tahap awal membatasi maksimal 2.000 orang per hari, dengan alasan pihak RRT yang belum bersedia melepas wisatawannya berkunjung ke Taiwan membuat perjalanan wisata lintas selat hilang keseimbangan. Menanggapi hal ini, Ketua Koordinator Travel Agent Association of ROC Taiwan, Lee Chi-yue (李奇嶽) mengatakan, “Kebijakan seperti ini, pelaku industri akan merasa tidak puas dan protes! Membatasi warga Taiwan berwisata ke RRT, membatasi kuota, sepanjang sejarah Taiwan belum pernah ada kejadian demikian! Setelah pencabutan militer darurat di Taiwan, grup wisatawan Taiwan dapat ke mana pun seluruh penjuru dunia, belum pernah ada pembatasan kuota grup wisatawan ke negara manapun!”

Lee Chi-yue menekankan, di Taiwan ada 4.000 agen perjalanan, diantaranya 90% ada grup perjalanan yang berangkat ke RRT. Apabila meminta timbal balik, dilihat dari perbandingan warga Taiwan ke Jepang dengan warga Jepang ke Taiwan selisih mencapai 5 kali lipat; sementara warga Taiwan ke Korea dibandingkan dengan warga Korea ke Taiwan selisih 2 kali lipat. Lagipula, sementara ini tidak sedikit paket wisata ke RRT sekali dipasarkan laris terjual, ada puluhan ribu warga yang telah mereservasi, jika diterapkan pembatasan kuota kemungkinan akan timbul perselisihan, mengimbau pemerintah mempertimbangkan dengan matang.

Komentar

Terbarumore