(Taiwan, ROC) --- Pertemuan para pemimpin dunia dalam KTT APEC tengah berlangsung di San Francisco, Amerika Serikat. Perwakilan APEC dari Taiwan, Morris Chang (張忠謀), tiba di San Francisco pada Rabu hari ini (15/11) waktu Taiwan.
Ketika tiba di hotel tempatnya menginap, Beliau disambut hangat oleh para Tionghoa Perantauan melalui pemberian bunga. Para Tionghoa Perantauan juga berharap agar Morris Chang dapat memanfaatkan pengaruhnya untuk meningkatkan visibilitas Taiwan di dunia selama pertemuan puncak ini.
Ditemani sang istri, Sophie Chang (張淑芬), Morris Chang tiba di San Francisco sekitar pukul 3 sore waktu setempat pada tanggal 14 November 2023. Mereka disambut secara pribadi oleh Perwakilan ROC di AS, Hsiao Bi-khim (蕭美琴), kemudian diantar dengan mobil SUV hitam ke hotel tempat mereka menginap.
Di hotel tempat Morris Chang menginap, telah ada lebih dari 50 Tionghoa Perantauan berkumpul untuk memberikan sambutan hangat. Mereka juga berharap Morris Chang dapat memanfaatkan pengaruhnya untuk membuat dunia lebih memperhatikan Taiwan.
Mantan Presiden Asosiasi Wanita Taiwan di AS cabang California, Liu Ling-hsia (劉玲霞), menekankan bahwa kehadiran Morris Chang sebagai perwakilan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) di KTT APEC tentu memberikan nilai tambah.
Ia mengatakan, "Saya rasa Beliau dapat membawa Taiwan ke panggung internasional. Ini berarti semakin banyak orang dan negara akan mengenal Taiwan, sehingga saya anggap ini sangat positif."
Setelah menerima bunga dan sambutan hangat dari para Tionghoa Perantauan yang memberikan semangat untuk Taiwan, serta sesi foto bersama, Morris Chang perlahan berjalan menuju lift untuk naik ke lantai atas.
Selama proses tersebut, ketika media menanyakan tentang kunjungannya kali ini, Morris Chang tidak memberikan komentar. Namun, istrinya, Sophie Chang, menanggapi pertanyaan media dengan mengatakan bahwa mereka "baru saja turun dari pesawat."
Kedatangan Morris Chang beserta sang istri disambut hangat oleh Kepala Perwakilan ROC untuk AS, Hsiao Bi-khim. Pada Selasa (14/11) malam hari, Hsiao Bi-khim mengadakan jamuan di hotel tempat Morris Chang menginap, guna menyambut delegasi Taiwan di APEC.
Dalam pidatonya, Hsiao Bi-khim menekankan pentingnya bagi Taiwan untuk bersinergi dengan komunitas internasional dan berpartisipasi dalam organisasi dunia, agar Taiwan dapat mengikuti tren global, mencari kerjasama dengan mitra, dan berkontribusi pada masyarakat global.
APEC adalah salah satu dari sedikit organisasi internasional yang secara resmi diikuti oleh Taiwan dan merupakan platform penting untuk kerjasama ekonomi dan perdagangan di Asia Pasifik. Tidak hanya pemerintah yang aktif berpartisipasi, tetapi juga para pemimpin perusahaan ABAC dari sektor swasta di Taiwan.
Hsiao Bi-khim juga menyebutkan bahwa AS sebagai tuan rumah APEC tahun ini memiliki tema yang sangat berkaitan dengan kebijakan Presiden Tsai.
Hsiao Bi-khim mengatakan, "Tema APEC yang dipimpin oleh AS tahun ini adalah 'Menciptakan Masa Depan yang Tangguh dan Berkelanjutan untuk Semua', yang sangat berkaitan dengan transformasi energi, inovasi digital, pengembangan UMKM, serta ketahanan rantai pasokan yang giat dipromosikan oleh Presiden Tsai. AS tahun ini juga menekankan pentingnya kerja sama antara sektor pemerintah dengan swasta. Saya yakin dalam beberapa hari ke depan, meskipun akan menantang, tetapi juga akan membawa hasil yang sangat berharga."
Hsiao Bi-khim menyatakan bahwa ini adalah tahun keenam Morris Chang mewakili Presiden Tsai di pertemuan tersebut. Dia percaya bahwa di bawah kepemimpinan Morris Chang, delegasi APEC tahun ini akan kembali menunjukkan upaya Taiwan yang aktif untuk bersinergi dengan komunitas internasional.
Morris Chang kemudian menyampaikan terima kasihnya kepada Hsiao Bi-khim atas jamuan yang diselenggarakan. Dia menambahkan bahwa apa yang dilakukan Hsiao Bi-khim lebih dari sekadar menyelenggarakan jamuan. Tanpa upaya perencanaan dan pengaturan yang telah dilakukan oleh Hsiao Bi-khim, maka tidak mungkin terjadi pertemuan dalam suasana yang menyenangkan dan bahagia.
Mendekati masa pilpres tahun mendatang, banyak dukungan yang menyuarakan agar William Lai berpasangan dengan Hsiao Bi-khim.
Meskipun Hsiao Bi-khim tidak memberikan tanggapannya, tetapi sebagian besar Tionghoa Perantauan yang berada di hotel tempat Morris Chang menginap menyatakan dukungan mereka untuk pasangan Lai-Hsiao.
Liu Ling-hsia juga menyatakan bahwa Hsiao Bi-khim memiliki pandangan dunia yang luas dan seorang sosok yang rendah hati. Dirinya tentu menyambut baik kemungkinan terbentuknya kombinasi pasangan Lai-Hsiao.