(Taiwan, ROC) -- Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan bertemu dengan Pemimpin RRT Xi Jin-ping, laporan media menyampaikan bahwa Biden akan memberitahukan langsung kepada Xi Jin-ping untuk tidak mencampur tangan pemilu Taiwan. Terhadap hal ini, Perdana Mentei Chen Chien-ren hari ini (14/11) menyampaikan, terhadap tindakan campur tangan Tiongkok dalam pemilu Taiwan, unit pertahanan keamanan telah memahami situasi. PM Chen Chien-ren mengemukakan, banyak negara yang juga mendapat invasi dari Tiongkok selain Taiwan, Taiwan akan terus bersama dengan negara berkesepahaman serupa untuk menanggulangi perluasan dari negara otoriter.
“Pertemuan Biden dan Xi” yang akan berlangsung besok tanggal 15 November, media New York Times situs Bahasa Mandarin melaporkan, Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan dengan jelas memberitahukan Pemimpin Tiongkok Xi Jin-ping untuk tidak menganggu pemilu Taiwan.
Terkait dengan hal ini, Perdana Menteri Chen Chien-ren dalam wawancara saat menghadiri upacara pembangunan kembali Jembatan Muguaxi di Hualien menyampaikan, unit pertahanan keamanan telah memahami siutasi campur tangan Tiongkok pada pemilu Taiwan. Beliau juga menyampaikan, selain Taiwan masih banyak negara yang juga mendapat invasi Tiongkok seperti Kanada dan Filipina. Chen Chien-ren mengatakan, Taiwan akan terus bersama negara dengan kesepahaman serupa untuk menanggapi perluasan dari negara otoriter untuk menjaga kestabilan dan perdamaian di kawasan Indo Pacific.
Kanada yang akan menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan dari CPTPP, Kementerian Luar Negeri menyampaikan, telah melakukan 3 langkah dalam upaya berpartisipasi. Chen Chien-ren menyampaikan, Taiwan telah mengajukan formulir pendaftaran, negara sahabat Jepang, Kanada dan Australia serta lainnya juga mendukung Taiwan untuk masuk CPTPP. Chen Chien-ren menyampaikan, terdapat kemajuan yang signifikan dalam pembahasan perjanjian ekonomi dan perdagangan antara Kanada dan Inggris dengan Taiwan, pihaknya akan tetap menjaga komunikasi dengan negara-negara anggota melalui hubungan bilateral atau multilateral serta mendorong agar Taiwan dapat secepatnya bergabung dalam CPTPP