(Taiwan, ROC) Kantor perwakilan AS di Taipei (AIT) bersama Kementerian Perekonomian menghelat “KTT Perempuan dalam Inovasi Sains dan Teknologi - Academy for Women Entrepreneurs (AWE)”, acara peresmian diadakan pada hari Selasa ini (14/11) di Taipei, turut dihadiri Direktur AIT, Sandra Oudkirk, Wakil Menteri Perekonomian Chen Chern-chyi (陳正祺), pejabat Kementerian Luar Negeri AS turut menghadiri dan memberikan kata sambutan. Direktur AIT Sandra Oudkirk mengatakan, Taiwan tidak hanya sebagai mercusuar demokrasi kawasan Indo Pasifik, kekuatan ekonomi dan teknologi sangat tangguh, ditambah lagi dengan berbagi nilai Taiwan-AS, maka tidak ada tempat yang lebih tepat selain acara pertemuan ini diadakan di Taiwan.
Divisi budaya pendidikan Kemenlu AS pada tahun 2019 mempromosikan program pertukaran “Academy for Women Entrepreneurs (AWE)”, berharap dapat memberdayakan wanita dengan pengetahuan, jaringan, dan sumber daya lain yang diperlukan untuk membangun bisnis yang sukses atau memperluas karier mereka. AIT mengemukakan, kali ini pertemuan KTT Inovasi Sains dan Teknologi kawasan Indo Pasifik mengundang lebih dari 75 pebisnis wanita yang datang dari berbagai negara seperti Brunei Darussalam, India, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, Vietnam dan negara lainnya.
Direktur AIT Sandra Oudkirk mengatakan, Taiwan bergabung dalam program ini pada tahun 2021, kedua belah pihak mulai berkomitmen menyediakan peluang dan pelatihan terkait pebisnis wanita di sektor usaha kecil dan menengah, hingga saat ini telah ada 205 pengusaha yang berawal dari program ini, Taiwan-AS berlandaskan pada nilai yang kokoh, AWE lebih lanjut mendorong AIT mempromosikan hubungan ekonomi dan antar masyarakat yang lebih erat. Sandra Oudkrik mengatakan《231114-12》, “Tidak ada tempat lain yang lebih cocok daripada Taiwan untuk menjadi ajang penyelenggaraan forum pertemuan sains teknologi wanita, di masa 40 tahun yang lalu, Taiwan telah menjadi mercusuar demokrasi kawasan Indo Pasifik, perkembangan ekonomi maju dengan pesat saat bersamaan juga merupakan powerhouse teknologi.”
Direktur biro urusan Asia Pasifik, kantor berita dan diplomasi Kemenlu AS, Sara Matthews dalam sambutannya menyampaikan, setelah mengetahui adanya pertemuan ini diadakan di Taiwan, pihaknya merasa senang sekali, karena program AWE di Taiwan cukup menonjol, Kemenlu AS perlu mengapresiasi atas kontribusi terkait dari pihak Taiwan.
Sara Matthews mengatakan, Indonesia dan Korea Selatan ikut bergabung pada tahun ini, diyakini program ini adalah program yang dapat memperkuat kawasan Indo Pasifik, secara aktif mendukung pebisnis wanita dan pemilik bisnis untuk berkomitmen untuk pengembangan diri dan masa depan yang lebih indah.