(Taiwan, ROC) --- Belakangan ini, seorang pria paruh baya berpenampilan rapi terlihat mengemis di jalan-jalan di Zhudong dan Erchong di Kota Zhudong, Kabupaten Hsinchu. Banyak orang yang lewat merasa iba dan akhirnya memberinya bantuan.
Namun, salah seorang warga mengungkapkan bahwa pria itu sebenarnya memiliki rumah dan "berkantong tebal." Bahkan, terlihat ada tumpukan uang tunai ribuan dolar di dalam tasnya.
Kepala desa setempat mengonfirmasi bahwa pria itu sebenarnya tidak membutuhkan bantuan publik dan berharap masyarakat dapat menyimpan kebaikan mereka untuk orang yang benar-benar membutuhkan.

Seorang Warganet mengunggah sebuah postingan di grup Facebook "竹東小鎮" baca: Zhú dōng xiǎo zhèn, memperlihatkan foto pria berbaju hijau yang tampak mengemis di Jalan Zhudong dan Erchong. Pria itu terlihat meminta sarapan dengan ekspresi menyedihkan.
Warganet bersangkutan bertemu dengan sang pria di Erchong, tetapi tidak membelikannya sarapan, melainkan memberikan beberapa nomor telepon wakil rakyat agar dia bisa mendapatkan bantuan dari biro sosial.
Namun, pria itu tiba-tiba melarikan diri, membuat Warganet tersebut bertanya-tanya apakah dia benar-benar membutuhkan bantuan.
Postingan tersebut pun langsung menarik perhatian dan diskusi publik di jagat maya. Setelah dicari tahu, pria tersebut dikenal di Erchong sebagai orang yang cukup berada.
Beberapa orang bahkan berbagi foto yang memperlihatkan bahwa pria tersebut tengah menghitung uang tunai di dalam tasnya, yang diperkirakan berjumlah puluhan ribu.
Selain itu, sang pria juga terlihat sering mengunjungi kantor pos untuk menukar uang lama dengan uang baru, dan terkadang menghabiskan waktu siang di dalam kantor pos untuk menikmati udara AC.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Erchong, Lin Yong-chuan (林永銓), membenarkan bahwa pria tersebut adalah sosok terkenal di daerahnya.

Baru-baru ini, Kades Lin melihat pria itu sedang menghitung uang di bawah gazebo, dengan sekitar NT$ 20 ribu tunai di dalam dompetnya. Pria itu bahkan pernah terlihat meminta beberapa gelas susu kedelai dari pemilik toko sarapan untuk ia jual kembali. Beberapa waktu lalu, Lin juga melihat pria itu berkeliling di area kota dengan mengenakan setelan jas rapi.
Kepala Desa Lin juga mengungkapkan bahwa pria tersebut belum menikah dan tidak memiliki anak yang perlu ia besarkan. Meskipun ibunya sedang dirawat di rumah sakit, tetapi dia dan saudaranya memiliki properti dan hidup tanpa kekurangan.
Kades Lin mendengar bahwa 30 tahun yang lalu, kondisi sang pria sangat sehat dan bugar, dan entah kenapa tiba-tiba menjadi sangat kurus. Dia sudah lama tidak bekerja dan sering meminta-minta makanan atau uang di kawasan Zhudong dan Erchong.
"Kadang-kadang, dia bahkan menolak diberikan uang receh NT$10 dan hanya mau menerima uang kertas NT$100," cerita Kades Lin.

Kades Lin menambahkan bahwa pria tersebut tidak melakukan tindakan ilegal, sehingga polisi pun tidak bisa berbuat banyak. Namun, perilaku menyalahgunakan kebaikan orang lain telah menimbulkan gangguan bagi warga setempat.
Lin mengimbau masyarakat untuk menyimpan kebaikan mereka bagi orang yang benar-benar membutuhkan, dan berharap pria tersebut dapat mencari pekerjaan yang layak dan berhenti mengemis di jalanan.