Menyusul rumor adanya peningkatan emigrasi ke luar Taiwan, Kementerian Dalam Negeri (MOI) Taiwan pada hari Rabu, 8 November mengeluarkan pernyataan pers di mana berdasarkan data, jumlah imigran baru yang masuk ke Taiwan selama 5 tahun terakhir meningkat sebanyak 25%.
Sebelumnya, sempat beredar laporan media yang menyampaikan bahwa orang Taiwan khawatir akan terjadinya perang, sehingga terjadi ledakan kegiatan di perusahaan emigrasi, di mana ada banyak orang Taiwan yang melakukan emgirasi. Namun, MOI menyampaikan, bahwa hal ini merupakan informasi yang salah.
Berdasarkan pernyataan pers dari MOI, menurut statistik terkait, jumlah orang yang melakukan imigrasi ke Taiwan meningkat, dari 68.757 di tahun 2018 menjadi 85.814 orang di tahun 2022, meningkat sebanyak 25%. Dalam 5 tahun terakhir, tidak hanya jumlah imigran yang meningkat, tapi warga negara asing yang datang dan menetap di Taiwan juga meningkat dari tahun ke tahun. Tahun lalu (2022), jumlah orang yang menetap di Taiwan mencapai jumlah tertinggi baru, sebesar 85.814 orang, menunjukkan bahwa ada banyak warga negara asing yang memilih untuk tinggal di Taiwan.
MOI menyampaikan, bahwa beberapa tahun belakangan ini, dalam rangka menarik warga negara asing yang berprestasi untuk berkarya di Taiwan, Taiwan pun telah melakukan amandemen dan memperlonggar hukum-hukum terkait. Sebagai contoh, warga negara asing yang datang ke Taiwan untuk mengajukan izin tinggal pernamen dapat dikurangi waktu tinggalnya antara 1-2 tahun berdasarkan kualifikasi akademik mereka dan profesional senior tidak perlu melepas kewarganegaraan mereka ketika mengajukan naturalisasi. Langkah-langkah lain, seperti memberikan waktu 2 tahun untuk mencari kerja bagi para pelajar asing setelah lulus juga terus dilakukan untuk membentuk lingkungan ramah warga negara asing.
Lingkungan industri dan ekonomi Taiwan telah meningkat beberapa tahun terakhir dan kinerjanya selama pandemi juga diakui dunia. Dari tahun 2018-2021, jumlah imigran asing diperkirakan berjumlah antara 63.000 – 68.000 orang. Tahun lalu (2022), jumlahnya meningkat signifikan mencapai 85.814 orang, atau meningkat 25%, menunjukkan bahwa keamanan dan kesejahteraan Taiwan penting bagi para warga asing, menarik mereka untuk pindah ke Taiwan.