(Taiwan, ROC) --- Fenomena matahari terbenam, Manhattanhenge, akan muncul selama tiga hari berturut-turut di Kabupaten Nantou dan Kota Kaohsiung semenjak Rabu hari ini (8/11).
Manhattanhenge adalah fenomena alam yang terjadi dua kali setahun, ketika matahari terbenam sejajar dengan jalanan timur-barat sesuai tata jalan utama di borough Manhattan di New York City.
Menurut prediksi dari Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), mulai Rabu hari ini (8/11), selama tiga hari berturut-turut akan muncul fenomena Manhattanhenge yang menakjubkan di Kabupaten Nantou dan Kota Kaohsiung.
Khususnya, Balai Kota Nantou kembali mengadakan acara "Penutupan Jalan untuk Mengejar Matahari Terbenam" yang akan diadakan Kamis besok (9/11), memungkinkan warga untuk menikmati dan memotret sunset dengan leluasa.


Berdasarkan prediksi sunset dari CWA, Rabu hari ini (8/11) di Jalan Minzu, Kota Nantou, pemandangan sunset indah akan muncul dari jam 16:43 hingga 17:03.
Jika Anda melewatkan hari ini, Anda masih dapat menikmatinya pada Kamis besok (9/11), pukul 16:45 hingga 17:05, dan Jumat lusa (10/11), pukul jam 16:48 hingga 17:08.
Selain Nantou, fenomena matahari terbenam Manhattanhenge, juga akan terlihat di Distrik Lingya, Kota Kaohsiung, tepatnya di Jalan Qingnian 1 dan 2 (青年一、二路), dimulai Rabu hari ini dari jam 16:43 hingga 17:03, serta Kamis besok (9/11) dari jam 16:46 hingga 17:06, dan Jumat lusa (10/11) dari jam 16:49 hingga 17:09.
Tahun ini, kantor pemerintahan Nantou memutuskan untuk kembali mengadakan acara "Penutupan Jalan untuk Mengejar Matahari Terbenam" pada Kamis besok (9/11), di mana jalan akan ditutup selama satu jam untuk memudahkan warga mengambil foto.
