(Taiwan, ROC) -- Kementerian Transportasi beberapa hari lalu mengumumkan pencabutan larangan group wisata ke Tiongkok mulai Maret 2024. Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai hari ini (7/11) menyampaikan, terdapat 15 titik penerbangan langsung untuk saat ini termasuk 13 titik pesawat carteran, apabila nantinya antar selat Taiwan kembali dibuka maka perlahan-lahan 13 titik pesawat carteran ini menjadi titik untuk penerbangan langsung secara periodik, hal ini tergantung dari kebutuhan, seharusnya setelah Maret tahun depan jika melihat kebutuhan sekarang ini.
Namun, ada pengusaha penerbangan yang merespons bahwa 13 titik pesawat carteran hanya dapat diajukan untuk penerbangan pada festival atau hari raya seperti Festival Dragon Boat, Festival Pertengahan Musim Gugur dan hal-hal mendesak dengan pertimbangan medis kedokteran dan kemanusiaan serta lainnya, untuk hal ini Wang Kwo-tsai mengatakan, apabila selanjutnya terdapat kebutuhan ini maka akan diperlonggar menjadi penerbangan rutin.
Dunia luar yang mempertanyakan mengapa menunggu hingga Maret 2024 baru mencabut larangan, Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai menjelaskan, berdasarkan evaluasi, pengusaha jasa perjalanan memerlukan persiapan waktu seperti persiapan untuk penginapan, transportasi dan lainnya di tempat yang dituju, untuk persiapan ini diperkirakan memerlukan waktu 3 bulan lebih, selama waktu ini pengusaha jasa perjalanan dapat mendiskusikan jadwal perjalanan, pembayaran, keamanan grup dan lainnya.
Wang Kwo-tsai menyampaikan, pada prinsipnya pemerintah berharap adanya kesetaraan dalam pembukaan antar selat Taiwan, untuk itu terus berharap hubungan baik antar masyarakat selat Taiwan, setiap negara semua mengharapkan ada yang keluar dan ada yang masuk, tetapi setelah Dewan Urusan Daratan Tiongkok pada Agustus kemarin mengajukan usulan program tetapi tidak mendapatkan respons yan baik, kemudian banyaknya perusahaan yang mempertimbangkan kehidupan dari karyawannya, barulah menerima usulan dan saran ini.