(Taiwan, ROC) Asap kabut (asbut) menyelimuti kota new Delhi, tidak ada tanda-tanda perbaikan dan pencemaran udara belakangan ini tetap memburuk, sehingga otoritas pemerintah setempat secara dadakan meminta pihak sekolah libur sepekan.
New Delhi kerap kali menjadi salah satu kota dengan kondisi polusi udara terburuk, setiap tahun asbut menyebabkan kematian dini mencatat angka puluhan ribu orang.
Menteri Pendidikan India, Atishi Marlena dalam platform X memposting, “dikarenakan indeks polusi udara tetap tinggi maka sekolah dasar di New Delhi diliburkan hingga 10 November.”
Menurut pihak pemantau kualitas udara (IQAir) menyampaikan, ibukota New Delhi yang memiliki populasi 30 juta penduduk, saat ini kembali tercatat sebagai kota dengan polusi udara terburuk di dunia.
Setiap tahun New Delhi membatasi penerapan aktivitas konstruksi, pada saat kondisi polusi udara memuncak mengeluarkan larangan sebagian kendaraan memasuki New Delhi.
Akan tetapi ada sumber yang mengatakan, pemerintah sengaja mengabaikan “pertanian” yang menjadi faktor penyebab krisis kesehatan masyarakat.
Di sisi lain, India sangat bergantung pada pembangkit listrik batubara yang menghasilkan polusi udara tinggi, menolak penghentian pemakaian batu bara secara bertahap, tahun lalu emisi batu bara yang dihasilkan meningkat 29%.