(Taiwan, ROC) --- Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Taiwan menggalakkan aneka subsidi bagi penggunaan kendaraan listrik, dengan harapan agar semakin banyak masyarakat mulai mengalihkan kendaraan berbahan bakar fosil mereka ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Di pasar domestik Taiwan, Gogoro memegang pangsa pasar tertinggi untuk kendaraan listrik. Namun, beberapa pemilik Gogoro menyampaikan bahwa mereka ingin kembali ke motor berbahan bakar minyak.
Salah satu alasan karena biaya abodemen atau biaya perawatan yang cukup tinggi, serta harga jual Gogoro bekas yang tidak sebanding dengan harga beli di awal.
Melalui akun di media sosial TikTok, salah satu pemilik toko motor di Taiwan, BossDamon (戴蒙), mendiskusikan topik terkait Gogoro, di mana ia memulai dengan mengatakan, "Jika kamu adalah teman baik saya, kamu harus berpikir dua kali sebelum membeli Gogoro."
Dia menyebutkan bahwa nilai jual kembali Gogoro sangat rendah. Satu Gogoro baru yang dibanderol harga NT$70.000 hingga NT$80.000, harganya akan langsung jatuh setengah, ketika mulai digunakan.
Gogoro yang sudah digunakan lebih dari lima tahun, maka harga jual (bekas) nya tersisa NT$10.000, dan bahkan ada beberapa toko motor yang sama sekali tidak mau membelinya.

TikTok "BossDamon (戴蒙)".
BossDamon juga menjelaskan alasan mengapa Gogoro tidak populer di pasar motor bekas. Dia menyatakan bahwa meskipun ritel Gogoro bisa menerima kembali Gogoro yang telah digunakan oleh pengemudinya, tetapi harga yang ditawarkan sangat rendah, ditambah lagi degan suku cadangnya yang sangat mahal.
BossDamon menambahkan bahwa setiap motor memiliki nilai pasarnya sendiri. Ia mencontohkan SYM JET S tahun 2015, yang saat ini masih memiliki nilai jual kembali (bekas) sebesar NT$30.000, sedangkan Gogoro dari tahun yang sama hanya berkisar NT$10.000.
Oleh karena itu, ia menyarankan bagi orang-orang yang ingin membeli Gogoro, bisa memulai dengan melirik pasar motor bekas, terutama Gogoro yang berumur kurang dari dua tahun dan jarak tempuh di bawah 10.000 kilometer adalah pilihan yang patut dipertimbangkan.
Unggahan BossDamon tersebut kemudian mendatangkan ragam komentar dari banyak netizen.

Gogoro Series 1
"Saya membelinya dengan harga lebih dari NT$110.000 dan mengemudikannya selama empat tahun. Tahun ini saya ingin ganti ke motor berbahan bakar minyak dan menanyakan berapa harga jual untuk Gogoro bekas saya, ternyata hanya tersisa NT$12.000!! Benar-benar harus berpikir dua kali sebelum membeli Gogoro," tulis salah seorang netizen.
Di samping itu, ada juga komentar yang menuliskan, "Benar, harus dipertimbangkan dengan matang, biaya suku cadang Gogoro mahal, belum lagi biaya perawatannya yang juga sangat tinggi. Saya beli NT$120.000, setelah mengemudi dua tahun, sekarang harganya tinggal NT$20.000."
Namun, ada juga netizen yang berpendapat sebaliknya. "Semua jenis kendaraan pasti mengalami penurunan harga. Harga jual (bekas) Gogoro S1 masih cukup kuat. Kendaraan manapun pasti turun harganya," tulis netizen lainnya.