(Taiwan, ROC) – Kementerian Tenaga Kerja (MOL) Taiwan mengumumkan hasil evaluasi agensi sumber daya manusia tahun 2022 pada 31 Oktober. Dari 1.231 agensi yang dievaluasi, 795 mendapat tingkat A (nilai di atas 90), terhitung 64,58%, kemudian 372 agensi mendapatkan tingkat B (nilai 70-90) dengan persentase 30,22%, dan 64 agensi di tingkat C (nilai tidak mencapai 70), dengan persentase 5,2%. Hasil evaluasi ini diumumkan dalam laman resmi Badan Pengembangan Ketenagakerjaan dari Kementerian Tenaga Kerja dan menjadi acuan bagi pengusaha dalam memilih instansi tenaga kerja.
Menurut “Poin Kunci Evaluasi Kualitas Agen Layanan Ketenagakerjaan Swasta yang Melaksanakan Layanan Agen Tenaga Kerja Transnasional” dari MOL, sebelum lisensi agensi tenaga kerja tersebut kedaluwarsa, jika hasil evaluasi dari 2 kali pengumuman terbaru adalah tingkat C, maka ketika agensi tersebut mengajukan permohonan pendirian ulang, maka izin tersebut tidak akan diberikan sesuai dengan undang-undang.
MOL menyatakan, bahwa untuk memperkuat manajemen agensi sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas pelayanan, selain penangguhan evaluasi agensi di tahun 2021 terkait dengan pandemi, MOL selalu melakukan evaluasi agensi setiap tahunnya.
MOL menunjukkan, bahwa pihak kementerian telah merevisi “Poin Kunci Evaluasi Kualitas Agen Layanan Ketenagakerjaan Swasta yang Melaksanakan Layanan Agen Tenaga Kerja Transnasional” pada 16 September 2022, dan ketika diimplementasikan dalam evaluasi tahun ini, juga ada peninjauan kinerja agensi di tahun 2020. Selama masa penangguhan, penilaian yang dilakukan terkait dengan apakah ada “sanksi ilegal” dan “rasio warga negara asing yang tidak jelas atau tidak diketahui” untuk meyakinkan bahwa agensi tersebut dapat mematuhi persyaratan resmi.
MOL selanjutnya menyampaikan, bahwa sejak pihak kementerian memulai promosi sistem pengecualian prestasi untuk evaluasi lembaga pada tahun 2018, jika agensi mencapai tingkat A untuk hasil evaluasi selama 2 tahun dan tidak melanggar UU Layanan Ketenagakerjaan, maka agensi itu dapat dikecualikan dari penilaian sebanyak satu kali. Jika di tahun berikutnya terus mendapatkan nilai tingkat A, maka dapat dikecualikan lagi dari penilaian kembali. Agensi tenaga kerja dengan kinerja luar biasa tapi tidak mendapat evaluasi di tahun 2020, diwajibkan untuk mendapatkan evaluasi agensi di tahun ini. Untuk mendapatkan hasil evaluasi yang lebih baik, agensi dengan hasil kinerja luar biasa dan dikecualikan dari penilaian. Jika dapat terus menjaga kualitas pelayanan, dan mematuhi hukum serta peraturan yang berlaku, maka agensi itu dapat kembali mendapatkan hasil evaluasi tingkat A di tahun ini. Oleh karena itu, jumlah perusahaan yang mendapatkan tingkat A tahun ini meningkat secara signifikan. 795 perusahaan mendapatkan tingkat A, meningkat sebanyak 259 perusahaan jika dibandingkan dengan tahun 2020 dengan 536 perusahaan. Sebagai tambahan, tahun ini ada 372 perusahaan yang mendapatkan tingkat B, berkurang 90 perusahaan jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang berjumlah 462 perusahaan. Hal ini berarti bahwa di bahwa sistem pengecualian evaluasi berbasis prestasi, agensi sumber daya manusia yang semula mendapat peringkat B didorong untuk berbenah.
MOL mengingatkan bahwa hasil evaluasi agensi tenaga kerja di tahun ini diumumkan di website informasi global Badan Administrasi Pengembangan Tenaga Kerja (WDA) MOL. Sebagai tambahan, terkait dengan hasil evaluasi, masyarakat juga dapat menggunakan hasil evaluasi tersebut untuk mengajukan berbagai pertanyaan sebelum menandatangani kontrak. Selain mengacu pada nilai evaluasi, masyarakat juga dapat menggunakan sistem ini untuk mempelajari layanan yang disediakan oleh pihak agensi secara lebih lanjut, biaya, dan hak kontrak, serta kewajiban dari kedua belah pihak, untuk melindungi hak dan kepentingan masing-masing. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait dengan biaya agensi atau hal lainnya, Anda juga dapat menghubungi hotline 02- 89956000.
\
(foto: 楊文君)