(Taiwan, ROC) Badan Konservasi Alam dan Hutan, Kementerian Pertanian memasang perangkat pemantau hewan liar di kawasan hutan pegunungan di Yunlin, tanpa disengaja di Linnei, Gukeng terdeteksi kucing kuwung, pada tahun 2019 hingga sekarang terdata 7 catatan rekaman, melanjutkan tahun 1988 laporan ditemukan kucing kuwuk di Yunlin, selang lebih dari 30 tahun kemudian baru ditemukan jejaknya.
Badan Konservasi Alam dan Hutan, Kementerian Pertanian cabang Nantou mengeluarkan pers rilis dan menyampaikan, sejak tahun 2018 memberi kuasa kepada dosen National Pingtung University of Science and Technology (NPUST) Hsu Hsiu-hui (蘇秀慧) untuk menjalankan program “survei konflik Manusia dan Kera, Formosan Rock Monkey di habitat penting untuk satwa liar burung Paok Bidadari di Hupen, Yunlin”, dengan memasang kamera pengintai monyet yang dimanfaatkan untuk memantau kondisi lingkungan pertanian.
Badan Konservasi Alam dan Hutan cabang Nantou mengatakan, pada tahun 2019 kamera pengintai di desa Linnei, Kabupaten Yunlin menangkap gambar kucing kuwuk, kemudian berulang kali menangkap gambar hewan langka ini sebanyak 7 kali. Pihaknya menekankan, hingga saat ini hewan langka ini akan muncul di kawasan Miaoli, Taichung, Nantou, dan beberapa tahun terakhir ini juga dapat ditemukan di Hsincu, Changhua, Chiayi dan Tainan. Meskipun rekaman gambar kucing kuwuk tidak banyak, akan tetapi dapat dipastikan lokasi Tainan menjadi habitat penting bagi kucing kuwuk, maka pihaknya akan menjadikan kawasan tengah Taiwan dan selatan menjadi lingkungan habitat penting bagi kucing kuwuk.