(Taiwan, ROC) --- Mulai tanggal 1 Desember 2023, para penumpang yang membeli tiket kereta api cepat (THSR) Early Bird, harus membawa kartu identitas untuk dilakukan verifikasi.
Jika lupa membawanya, maka penumpang harus membayar selisih harga tiket dan biaya tambahan sebesar 50% dari harga tiket untuk jarak yang telah ditempuh.
Dan pemesanan tiket THSR Early Bird untuk perjalanan tanggal 1 Desember 2023, sudah bisa dilakukan semenjak tanggal 3 November 2023.
Perusahaan THSR (Taiwan High Speed Rail) mengumumkan bahwa mulai tanggal 1 Desember 2023, pemesanan tiket Early Bird akan disesuaikan dengan kartu identitas penumpang.
Saat memesan tiket, maka harus memasukkan nomor identifikasi atau nomor paspor dari penumpang yang akan menggunakan tiket Early Bird tersebut.
Setiap tiket Early Bird hanya bisa digunakan oleh orang yang namanya terdaftar di tiket bersangkutan.
Penumpang diminta untuk membawa dokumen, berupa kartu identitas asli saat naik THSR untuk keperluan verifikasi.

THSR menerangkan, setelah sistem baru ini diterapkan, maka pemesanan tiket Early Bird hanya bisa dibeli melalui saluran ini. Tiket THSR Early Bird tidak akan lagi dijual di loket atau mesin penjual otomatis di setiap stasiun.
Penumpang yang ingin memesan tiket THSR Early Bird, dapat mengunjungi situs pemesanan tiket online THSR, atau menggunakan aplikasi "TEXpress", atau memesan melalui jaringan toko waralaba yang bekerja sama dengan THSR.
Setelah pemesanan selesai, tiket dapat dicetak atau diambil melalui aplikasi "TEXpress" atau toko waralaba yang bekerja sama dengan THSR, atau di loket atau di mesin penjual otomatis yang terdapat di setiap stasiun kereta cepat.
THSR mengingatkan, setelah tiket Early Bird selesai dipesan, maka perubahan nomor kartu identitas tidak akan diterima lagi. Penumpang hanya dapat membatalkan pemesanan. Dan saat membeli ulang tiket, THSR tidak dapat menjamin mendapatkan harga tiket Early Bird yang sama seperti sebelumnya.
Perusahaan THSR mengingatkan bahwa mulai dari 1 Desember 2023, tiket Early Bird akan mencantumkan lima digit terakhir dari nomor KTP atau nomor paspor penumpang.
Saat menaiki kereta dengan tiket Early Bird, penumpang harus membawa "dokumen identitas asli" yang sesuai dengan nomor yang terdaftar di tiket (harus merupakan dokumen yang diterbitkan oleh pemerintah, dilengkapi dengan foto, nomor KTP, dan informasi lain valid untuk mengidentifikasi identitas) untuk pemeriksaan.
Jika tidak dapat menunjukkan dokumen yang valid, maka penumpang harus membayar selisih harga tiket (selisih tiket Early Bird dengan tiket reguler), dan dikenakan biaya tambahan sebesar 50% dari harga tiket untuk jarak yang telah ditempuh.
Apa yang harus dilakukan jika tiket Early Bird hilang?

Jika tiket Early Bird hilang sebelum keberangkatan kereta, penumpang dapat membawa dokumen identitas asli ke loket tiket di stasiun untuk mengajukan permohonan hilang, dan tiket dapat diterbitkan ulang setelah informasi pemesanan dikonfirmasi cocok.
Namun, setiap tiket hanya dapat diterbitkan ulang satu kali, dan akan dikenakan biaya administrasi sebesar NT$ 30.
THSR menambahkan, semenjak meluncurkan tiket "Early Bird" pada tahun 2011, mereka telah menawarkan berbagai harga tiket diskon selama jam non-sibuk, dengan maksud untuk mengarahkan penumpang mengalihkan waktu perjalanan mereka.
Semenjak diperkenalkan ke tengah masyarakat, tiket "Early Bird" menjadi produk yang disukai oleh penumpang yang memiliki jadwal fleksibel.
Saat ini, "Early Bird" menawarkan diskon 35%, 20%, dan 10% untuk tiket THSR di gerbong standar pada kereta yang ditentukan.
Tiket "Early Bird" tersedia dalam jumlah terbatas dari tanggal pemesanan yang diumumkan oleh THSR, dan dijual hingga 5 hari sebelum tanggal perjalanan (termasuk).