(Taiwan, ROC) -- Menyikapi pernyataan keras Wakil Ketua Komisi Militer Pusat Tiongkok (CMC) Zhang You-xia (張又俠), Kementerian Luar Negeri (MOFA) dalam Forum Xiangshan hari ini (31/10) mengatakan, pernyataan Zhang You-xia sekali lagi membuktikan bahwa Tiongkok merupakan negara pembuat onar yang terlalu berfokus pada urusan militer serta merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan berikut wilayah di sekitarnya. MOFA kembali menekankan bahwa Taiwan dan RRT berdiri secara terpisah. RRT belum pernah memerintah Taiwan dan masa depan Taiwan harus ditentukan oleh keinginan seluruh rakyat Taiwan.
Pejabat Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (TPR) kembali menegaskan "Prinsip Satu Tiongkok" dan mengancam Taiwan dengan kata-kata. MOFA menyampaikan, dalam momen perayaan 78 tahun berdirinya Persatuan Bangsa Bangsa, negara-negara utama dan konferensi internasional telah berulang kali menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan selama beberapa tahun terakhir, karena ini adalah kunci bagi keamanan dan kemakmuran global. Sementara itu, Tiongkok yang selalu mencoba memposisikan diri sebagai negara besar seharusnya memenuhi kewajiban dan tanggung jawab internasional sesuai dengan statusnya sebagai negara besar.
MOFA menegaskan, ancaman Tiongkok untuk menggunakan kekerasan terhadap Taiwan dan mengancam stabilitas perdamaian regional hanya akan meningkatkan perlawanan dari masyarakat Taiwan dan komunitas internasional.
MOFA menegaskan kembali, Taiwan dan Republik Rakyat Tiongkok berdiri secara terpisah. Tiongkok tidak pernah memiliki kekuasaan atas Taiwan merupakan fakta yang jelas diakui oleh berbagai negara dan juga merupakan kenyataan yang obyektif. Tidak ada satu negara pun yang berhak atau mampu untuk secara sepihak menolak kedaulatan Taiwan dengan sebuah pernyataan atau melalui pernyataan bersama dengan negara lain.