(Taiwan, ROC) --- Seorang wanita berusia 26 tahun di Arab Saudi mengalami pembengkakan kecil di bibir bawah kanan setelah secara tidak sengaja melukainya. Hal tersebut kemudian membuat area bibirnya tumbuh seperti “daging” sekitar 0.7 inci (1,778 cm) dan terus mengeluarkan darah.
Seorang wanita lain berusia 43 tahun juga mengalami pembengkakan serupa di lidahnya setelah tidak sengaja menggigit lidahnya saat makan.
Media asing asal Amerika Serikat, baru-baru ini mengungkapkan penyebab dari dua kasus di atas, menemukan bahwa kedua orang tersebut menderita 'kapilari hemangioma', yang ternyata adalah suatu kondisi yang cukup umum dan bisa menimpa siapa saja.
Media "Daily Mail" melaporkan bahwa wanita berusia 26 tahun yang ternyata sedang hamil tersebut, harus menjalani operasi pengangkatan “daging tumbuh” pada area bibir setelah diberi anestesi lokal sebelumnya.
Selepas operasi, wanita bersangkutan kemudian menjalani perawatan antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi. Dan seminggu kemudian, bibirnya sembuh dengan baik.

Ahli medis mengatakan bahwa kondisi ini dikenal dengan sebutan 'kapilari hemangioma', yang disebabkan oleh pertumbuhan abnormal dari kapiler kecil, sehingga menghasilkan benjolan merah atau ungu yang menonjol di area kulit.
Kondisi kedua wanita di atas mungkin disebabkan oleh luka di bibir, di mana kerusakan jaringan dari luka potong atau luka robek dapat menyebabkan pembuluh darah baru tumbuh dengan cepat untuk memperbaiki luka, dan terkadang menyebabkan pertumbuhan berlebih.
'Kapilari hemangioma' lebih umum terjadi pada bayi dan anak-anak, serta biasanya akan berkaitan erat dengan perkembangan abnormal pembuluh darah di dalam Rahim. Benjolan tersebut paling sering muncul di area kepala dan leher, dan dalam banyak kasus, lesi akan hilang dengan sendirinya.
Namun, ibu hamil memiliki risiko yang lebih tinggi karena peningkatan hormon estrogen selama kehamilan, di mana estrogen dapat berikatan dengan sel-sel pembuluh darah.