(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 27 Oktober 2023, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menyampaikan bahwa kesetaraan gender merupakan nilai penting dalam masyarakat Taiwan. Dalam laporan Indeks Gender 2023 dari OECD menunjukkan bahwa Taiwan menempati peringkat pertama di Asia dalam hal kinerja kesetaraan gender.
Pemerintah akan terus meningkatkan semangat kesetaraan gender di berbagai bidang dan memecahkan stereotip dalam pemilihan karier antara laki-laki dengan perempuan.
Kepala Negara menyampaikan sambutannya melalui rekaman video pada Konferensi Wanita di Bidang Teknologi 2023, dengan tema "International Chapter on STEM Women Empowerment", menyatakan rasa terima kasihnya kepada Asosiasi Wanita di Bidang Teknologi Taiwan yang telah aktif mendorong kerja sama dan pertukaran di antara wanita di bidang teknologi untuk meningkatkan pengembangan profesional mereka.
Presiden Tsai menyatakan, keunggulan Taiwan di industri teknologi memainkan peran penting dalam rantai pasokan global, dan komunitas internasional semakin mengakui kontribusi teknologi Taiwan. Di dalamnya, banyak upaya yang berasal dari wanita. Pengalaman berharga yang diberikan oleh wanita di bidang ini merupakan dorongan penting untuk perkembangan teknologi di Taiwan.
Ia juga mengungkapkan penghargaannya kepada wanita di bidang teknologi, berterima kasih kepada mereka atas kontribusi profesional mereka di bidang sains.
Kepala Negara menambahkan, kesetaraan gender adalah nilai penting dalam masyarakat Taiwan. Berdasarkan laporan "Indeks Gender untuk Praktik Sosial" tahun 2023 yang diterbitkan oleh Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), Taiwan menempati peringkat pertama di Asia dalam hal kinerja kesetaraan gender.
Beliau menyatakan harapannya agar Taiwan dapat terus menciptakan lingkungan yang mendukung kesetaraan gender. Melalui dihelatnya konferensi pada hari ini, Kepala Negara juga berharap dapat menggabungkan ide dan saran dari para wanita di bidang teknologi dari seluruh dunia, untuk memberikan rekomendasi dan solusi perbaikan kepada pemerintah. Dengan demikian, kaum wanita di bidang teknologi dapat memperlihatkan ketelitian, ketahanan, dan inovasi dalam situasi yang lebih setara dan inklusif.
Presiden Tsai melanjutkan, pemerintah juga akan terus berupaya melalui berbagai program seperti kewirausahaan wanita dan kebijakan pengasuhan anak, untuk meningkatkan kesetaraan gender di berbagai bidang, serta mematahkan stereotip dalam pemilihan karier antara laki-laki dengan perempuan.
Beliau percaya, dengan lebih banyak wanita bergabung dalam sektor penelitian dan pengembangan, maka akan membuat daya saing industri Taiwan semakin meningkat secara keseluruhan.