(Taiwan, ROC) -- Media resmi Tiongkok, “Global Times” pada 22 Oktober lalu memberitakan, bahwa otoritas pajak Daratan Tiongkok (RRT) menggelar audit pajak terhadap Grup Foxconn, anak perusahaan Hon Hai. Hal ini menarik perhatian para warganet dari Daratan Tiongkok, di mana mereka memiliki opini yang beragam.
Di Weibo, ada banyak fans pemerintah (little pink) yang mendukung audit pajak pemerintah Tiongkok, menyampaikan bahwa “kepentingan nasional lebih penting dari apapun.” Namun, beberapa orang percaya bahwa otoritas RRT mengumumkan audit pajak kali ini terkait dengan Terry Gou, pendiri Hon Hai yang mencalonkan diri untuk menjadi kandidat presiden dalam pemilihan umum Taiwan, dan hal ini dimaksudkan untuk mempengaruhi Pemilu Taiwan di bulan Januari tahun depan. Beberapa warganet RRT menunjukkan, bahwa apapun terjadi, intervensi RRT akan sia-sia dan “membabi buta”, tapi warganet lainnya menyampaikan hal sebaliknya, percaya bahwa tindakan Tiongkok hanya akan meningkatkan momentum bagi Gou.
Beberapa orang juga menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar Taiwan dan perusahaan-perusahaan lain yang didanai pihak asing telah mengambil tindakan pencegahan terhadap taktik RRT: “metode RRT untuk menghukum seseorang tidaklah baru. Orang-orang telah memprediksi siapa yang akan ditarik, atau harus ditarik.”
Foxconn merupakan salah satu dari perusahaan ekspor ternama di Daratan Tiongkok.
Di Taiwan, kubu Terry Gou menyampaikan untuk “tidak berkomentar” terkait audit dari RRT pada 24 Oktober lalu dan Hon Hai juga telah mengeluarkan informasi terkait.
Terry Gou telah menandatangani petisi untuk maju sebagai calon presiden secara mandiri dan tanggal 2 November merupakan batas akhir untuk kubu Terry Gou mengajukan surat penandatanganan petisi tersebut.