History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Laporan Parlemen Inggris: Konflik di Selat Taiwan akan Pecah dalam Beberapa Tahun Mendatang, Menteri MND: Akan Dijadikan Rujukan

  • 26 October, 2023
  • 曾秀情
Laporan Parlemen Inggris: Konflik di Selat Taiwan akan Pecah dalam Beberapa Tahun Mendatang, Menteri MND: Akan Dijadikan Rujukan
Menteri Pertahanan Keamanan Chiu Kuo-cheng

(Taiwan, ROC) --- Baru-baru ini, parlemen Inggris telah merilis sebuah laporan perihal kawasan Indo-Pasifik, yang menyebutkan kemungkinan terjadinya perang antara Tiongkok dengan Taiwan dalam beberapa tahun mendatang.

Menanggapi pernyataan tersebut, Menteri Pertahanan Nasional (MND), Chiu Kuo-cheng (邱國正), menyatakan bahwa penilaian intelijen akan menyertakan seluruh kemungkinan dari tindakan musuh, dan hal tersebut akan dijadikan rujukan oleh MND.

Menteri Chiu Kuo-cheng menambahkan, penilaian situasi musuh akan terjadi kian gamblang, tetapi dirinya berharap hal itu tidak akan menjadi kenyataan.

Laporan yang dirilis oleh parlemen Inggris menyebutkan, kemungkinan konflik antara Tiongkok dengan Taiwan dapat pecah dalam beberapa tahun mendatang. Beberapa akademisi Amerika Serikat percaya bahwa situasi tersebut bahkan bisa meningkat menjadi perang nuklir.

Saat ditemui di Yuan Legislatif pada Kamis pagi hari ini (26/10), Menteri MND, Chiu Kuo-cheng menjelaskan, dalam ruang lingkup kemiliteran ada hal terpenting perihal penilaian intelijen, yakni menyertakan seluruh kemungkinan tindakan dari musuh. Dirinya juga percaya bahwa Inggris juga meletakkan fokusnya pada hal ini.

Chiu Kuo-cheng menerangkan, perihal bagaimana menetapkan prioritas, maka itu akan bergantung pada tanda-tanda yang ada di lapangan.

Menanggapi laporan dari parlemen Inggris, maka MND akan menjadikannya sebagai rujukan, dan berharap bahwa hal tersebut tidak akan menjadi kenyataan.

Menteri Chiu Kuo-cheng mengatakan, "Sampai saat ini, kami menganggapnya sebagai penilaian intelijen, sebuah kemungkinan yang masuk akal. Ada berbagai kemungkinan, kami tidak akan memberikan komentar, tetapi kami akan memperhatikan dengan seksama. Bagi kami, ini juga merupakan referensi. Saya pikir evaluasi situasi musuh akan berlangsung selangkah demi selangkah, dan akan menjadi semakin jelas, tetapi kami semua berharap hal ini tidak akan menjadi kenyataan."

Selain itu, Komite Luar Negeri dan Pertahanan terus mengkaji anggaran pertahanan untuk tahun fiskal 2024, dimana anggota legislator dari Partai Kuomintang (KMT), Ma Wen-chun (馬文君), awalnya mengusulkan pembekuan anggaran untuk proyek pembuatan kapal selam senilai NT$300 juta. Namun, pada akhirnya ia pun menerima usulan dari anggota legislatif Partai Progresif Demokratik, Chao Tien-lin (趙天麟), untuk mengubah usulannya menjadi keputusan utama.

Menanggapi konsensus yang akhirnya dicapai oleh pihak komite mengenai kasus pembekuan anggaran kapal selam, Menteri Chiu Kuo-cheng menyatakan bahwa dia tidak pernah menentukan anggota legislator mana yang bermanfaat atau tidak bermanfaat bagi MND. Semua orang sedang menjalankan tugas mereka dan merespons kepercayaan rakyat.

Pejabat pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk menjawab pertanyaan, dan jika ada hal yang belum cukup dijelaskan, maka mereka dapat saling bertukar pandangan.

Saat ini, bisa mencapai konsensus adalah satu hal yang baik dan menunjukkan bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa dipecahkan dalam suasana yang bersatu dan harmonis.

Menteri Chiu Kuo-cheng juga menekankan bahwa ini adalah langkah besar untuk negara, sehingga ke depannya akan diimplementasikan secara bertahap dan stabil.

Di samping itu, belakangan ini juga tengah hangat diperbincangkan pemberitaan kasus mantan kolonel angkatan udara, Liu Sheng-shu (劉聖恕), yang dituduh merekrut 7 perwira aktif untuk menjadi mata-mata militer Tiongkok. Liu Sheng-shu kemudian dihukum berat selama 20 tahun dan diminta untuk mengembalikan NT$16,7 juta.

Menanggapi hal di atas, Menteri MND percaya bahwa ini pasti akan memiliki efek jera. Dia menjelaskan bahwa militer juga melakukan berbagai langkah promosi, mengajak personel yang telah pensiun untuk tidak tergoda atau terpengaruh oleh apa pun, serta tidak mencoba mengambil keuntungan kecil, sekaligus mengembangkan kebiasaan menjaga kerahasiaan dan tidak mengumbar pengetahuan mereka ke mana-mana.

Menteri Chiu Kuo-cheng menekankan bahwa selain upaya pemulihan di belakang, pencegahan di muka juga tidak kalah penting.

Komentar

Terbarumore