(Taiwan, ROC) --- Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menyampaikan bahwa pada Minggu tanggal 29 Oktober 2023 dini hari hingga pagi hari, akan terjadi gerhana bulan sebagian.
Jika cuaca memungkinkan, sebelum matahari terbit, warga dapat menyaksikan fenomena gerhana bulan sebagian di langit bagian barat. Fenomena alam ini diperkirakan dapat disaksikan hampir di seluruh wilayah Taiwan.

Menurut CWA, gerhana ini akan dimulai pada Minggu dini hari (29/10), pukul 02:00 dengan fase "penumbra" di mana permukaan bulan yang cerah akan mulai redup sedikit di sisi timurnya.
Gerhana sebagian dimulai sekitar pukul 03:35 dengan fase "penumbra awal", di mana bagian tenggara bulan akan mulai terlihat seperti digigit.
Pada pukul 04:14, fase "maksimum" dari gerhana sebagian akan dimulai, di kala ini adalah saat gerhana paling signifikan terjadi, dengan sekitar 13% permukaan bulan terhalang.
Fenomena ini berlangsung singkat dan hanya terlihat sebagian kecil dari bulan yang terhalang. Lalu, bulan akan kembali ke bentuk aslinya pada pukul 04:54, dan proses gerhana akan berakhir pada pukul 06:28.
Seluruh proses berlangsung selama 4 jam 28 menit, dengan fase gerhana utama berlangsung selama 1 jam 19 menit.

CWA menambahkan bahwa gerhana bulan terjadi ketika bulan berada dalam bayangan Bumi saat mengorbit. Cahaya matahari yang biasanya menerangi permukaan bulan terhalang oleh Bumi, sehingga permukaan bulan tampak redup.
Gerhana bulan berikutnya dijadwalkan akan terjadi pada tanggal 7 September 2025 hingga 8 September 2025, di mana seluruh Taiwan memiliki kesempatan untuk menyaksikan gerhana bulan penuh jika cuaca memungkinkan.
CWA menyarankan, karena bulan akan berada di langit barat, maka warga disarankan untuk memilih lokasi dengan pandangan ke arah barat. Meskipun gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang, menggunakan teleskop akan memberikan hasil yang lebih baik.