(Taiwan, ROC) -- Presiden Tsai Ing-wen hari ini (24/10) bertemu dengan rombongan dari “Yayasan Peringatan Presiden Ronald Reagan”. Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa “Enam Jaminan” yang diusung mantan Presiden Ronald Reagen hingga sekarang ini masih menjadi landasan penting dari perkembangan dan integrasi Taiwan dengan Amerika Serikat, keyakinan “Perdamaian bergantung pada kekuatan” dari Ronald Reagen sangat memengaruhi Taiwan, Kepala Negara juga secara khusus menjelaskan bahwa beberapa tahun terakhir ini penerapan pertahanan keamanan dari kekuatan nasional diri sendiri telah memberikan perkembangan hasil.
Presiden Tsai Ing-wen saat melakukan kunjungan kenegaraan ke negara sahabat diplomatik Guatemala dan Belize pada April lalu, dalam perjalanan pulang ke Taiwan transit di Los Angeles dan melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Kevin Owen McCarthy di Perpustakaan Presidensial Ronald Reagen. Presiden Tsai Ing-wen pada pagi hari tadi (24/10) bertemu dengan rombongan “Yayasan Peringatan Presiden Ronald Reagan” mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sambutan hangatnya pada waktu itu, juga berterima kasih kepada yayasan Ronald Reagen yang kerap kali mengundang Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu dan Kepala Kantor Perwakilan ROC untuk Amerika Serkiat Hsiao Bi-khim sebagai penceramah serta meningkatkan hubungan Taiwan dan Amerika.
Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, almarhum Presiden AS Ronald Reagen adalah sahabat baik Taiwan, beberapa tahun ini beliau telah menerima 2 kali undangan untuk berkunjung ke Perpustakaan Ronald Reagen, sehingga semakin memahami kehidupan dan filosofi dari Ronald Reagen yang mana ini juga sangat memengaruhi Taiwan.