History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tips Mengonsumsi Jamur Shitake, Jangan Dimakan Mentah!

  • 20 October, 2023
  • 尤繼富
Tips Mengonsumsi Jamur Shitake, Jangan Dimakan Mentah!
Tips Mengonsumsi Jamur Shitake, Jangan Dimakan Mentah!

(Taiwan, ROC) --- Tubuh tiba-tiba muncul ruam merah dan gatal yang tak tertahankan, bahkan muncul bekas menyerupai "bekas cambukkan"? Seorang dokter spesialis kulit di Taiwan menyatakan, hal ini mungkin disebabkan oleh "Dermatitis Jamur Shitake", yang umumnya terjadi karena mengonsumsi jamur shitake mentah atau tidak dimasak dengan matang.

Dokter spesialis kulit, Chiu Pin-chi (邱品齊), baru-baru ini mengungkapkan melalui halaman media sosialnya, menyampaikan bahwa "Dermatitis Jamur Shitake" memiliki gejala klinis yang khas, seperti dilatasi pembuluh darah, penarahan, dan ruam.

Gejala yang paling kentara adalah munculnya goresan-goresan pada kulit yang terlihat seperti bekas cambukkan.

Dokter Chiu Pin-chi juga menyebutkan bahwa ketika perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur yang identik dengan aktivitas barbekyu, kliniknya sempat menangani satu kasus warga yang menderita "Dermatitis Jamur Shitake".

Gejala "Dermatitis Jamur Shitake" biasanya muncul dalam waktu 24 hingga 48 jam setelah mengonsumsi jamur shitake mentah atau tidak matang, dan bisa bertahan hingga 3 hari.

Gejala utamanya adalah dermatitis (peradangan atau ruam pada kulit) berbentuk cambukkan dan rasa gatal yang luar biasa.

Dokter spesialis kulit lainnya, Tsai Yun-jen (蔡昀臻), pernah menulis bahwa penyakit ini pertama kali dikenalkan oleh seorang tokoh Jepang, Nakamura Takehiko, pada tahun 1977.

Tsai Yun-jen melaporkan 23 kasus di mana setelah mengonsumsi jamur shitake mentah atau tidak dimasak dengan matang, membuat orang-orang mengalami menunjukkan ruam merah berbentuk garis panjang di badan mereka, yang ternyata juga disertai rasa gatal yang luar biasa.

Tsai Yun-jen menambahkan, reaksi pada kulit yang memperlihatkan bentuk cambukkan tersebut disebabkan oleh reaksi toksik dari polisakarida dalam jamur shitake yang disebut lentinan.

Penelitian menunjukkan bahwa lentinan dapat merangsang sekresi interleukin-1 (IL-1) dan faktor peradangan lainnya. Namun, lentinan adalah polisakarida yang tidak stabil dan akan terurai saat dipanaskan. Oleh karena itu, jika jamur shitake dimasak dengan matang, ia dapat dikonsumsi dengan aman.

Komentar

Terbarumore