(Taiwan, ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menerima kedatangan dari Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Federal Belgia di Istana Kepresidenan pada Rabu hari ini (18/10). Kepala Negara mengucapkan terima kasih atas dukungan Belgia terhadap partisipasi internasional Taiwan, dan komitmen mereka untuk senantiasa menjaga status quo di Selat Taiwan.
Beliau juga berharap kedua belah pihak pada masa mendatang dapat membangun hubungan kerja sama yang semakin terstruktur, terutama dalam bidang keamanan siber, serta saling melengkapi, guna menciptakan jalinan yang saling menguntungkan.
Delegasi Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Federal Belgia mengunjungi Taiwan semenjak tanggal 15 Oktober hingga 20 Oktober 2023. Hari ini (18/10), Presiden Tsai Ing-wen menerima kedatangan mereka di Istana Kepresidenan.
Dalam kata sambutannya, Presiden Tsai menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan dengan Belgia telah mencapai hasil kerja sama yang memuaskan dalam pembangunan energi angin lepas pantai dan industri semikonduktor. Kedua negara terus memperdalam hubungan kemitraan mereka.
Presiden Tsai berkata, "Misalnya, pemerintah daerah Flandria di Belgia dan Taiwan, selain menandatangani memorandum kerja sama tahun lalu, kedua belah pihak juga sudah mengadakan rapat konsultasi kerja sama pada bulan April tahun ini, memajukan hubungan bilateral menuju kerja sama yang lebih terstruktur. Kami berharap di masa depan, pemerintah Taiwan dan Belgia juga dapat mendirikan kerja sama yang terstruktur dalam bidang keamanan siber dan area lain yang saling melengkapi, untuk menciptakan perkembangan yang saling menguntungkan."
Presiden Tsai juga menekankan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan mendapat dukungan yang semakin meningkat dari Belgia. Baik itu dari Dewan Perwakilan Federal Belgia, Senat, atau Majelis Daerah Flandria dan Walonia, dalam tiga tahun terakhir semuanya telah mengesahkan resolusi yang mendukung partisipasi internasional Taiwan serta memperdalam hubungan antara Taiwan dan Belgia.
Selain itu, pemerintah Belgia selama tiga tahun berturut-turut terus mendukung agar Taiwan diikutsertakan dalam Majelis Kesehatan Dunia. Menteri Luar Negeri Belgia, Hadja Lahbib, baru-baru ini juga kembali menegaskan dukungannya terhadap pemeliharaan status quo di Selat Taiwan.
Para anggota parlemen yang datang berkunjung kali ini juga memperlihatkan dukungan mereka terhadap Taiwan melalui tindakan pragmatis.
Atas dukungan yang datang bertubi-tubi, Presiden Tsai mewakili 23 juta warga Taiwan menyampaikan rasa terima kasih.
Presiden Tsai menambahkan bahwa memegang teguh nilai-nilai universal seperti kebebasan dan demokrasi adalah prinsip bersama antara Taiwan dengan Belgia. Beliau yakin, melalui dukungan kuat dari anggota parlemen yang hadir, maka hubungan bilateral antara Taiwan dengan Belgia akan terus meningkat secara stabil.