(Taiwan, ROC) --- Datangnya musim gugur membuat perubahan suhu di Taiwan “naik-turun” secara signifikan.
Perbedaan suhu antara pagi, siang dengan malam yang terlampau signifikan, telah membuat banyak pasien mendatangi klinik dengan keluhan batuk.
Ditambah lagi, banyak jenis virus saat ini sedang menyebar, sehingga kian mempengaruhi orang dewasa dan anak-anak, tanpa memandang usia.
Fenomena ini membuat para dokter terkejut, dan beberapa pakar kesehatan di Taiwan menyebutkan bahwa saat ini “semua orang tengah batuk”.

Pasien-pasien dengan gejala flu dan batuk meningkat seiring dengan datangnya pergantian musim.
Dokter Che Can-wei (車參薇) mengatakan, "Baru-baru ini, suhu berubah cukup signifikan. Begitu ada satu yang orang terserang flu, maka hal tersebut bisa menular dengan sangat cepat, apalagi saat ini kebiasaan mengenakan masker tidak seketat sebelumnya. Baik orang dewasa maupun anak-anak, banyak yang menderita batuk parah."
Berdasarkan statistik CDC, ada sekitar 112.100 kasus flu yang dilaporkan pada pekan lalu. Dokter menunjukkan bahwa ada enam jenis virus yang saat ini tengah menyebar di tengah masyarakat, tidak hanya virus korona, tetapi juga flu, virus pernapasan sinktial, dan adenovirus.
Dokter Che Can-wei menambahkan, "Bagi anak-anak dengan riwayat alergi, dampaknya akan jauh lebih besar. Saluran pernapasan mereka sangat sensitif dan cepat berkembang menjadi bronchitis. Dan dalam kasus yang parah, bukan tidak mungkin meningkat menjadi pneumonia."
Perbedaan suhu yang terjadi signifikan ketika musim gugur tiba, akan mudah membuat seseorang terserang flu. Bagi mereka yang menunjukkan gejala batuk, disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter, guna menekan tingkat keparahan yang ada.