(Taiwan, ROC) --- Pada Minggu sore kemarin (15/10), terjadi aksi pelemparan uang kertas dolar AS ke udara di kawasan Kaohsiung Pier-2, yang mengejutkan banyak orang. Di kala itu, banyak warga yang melintas, langsung jongkok untuk memungut lembaran uang. Dan setelah diselidiki, ternyata itu semua adalah uang asli.
Setelah menerima laporan warga, aparat kepolisian segera menuju ke lokasi dan mendapati bahwa seluruh uang telah ludes diambil oleh warga. Aparat berwenang menyampaikan bahwa ini ternyata adalah strategi marketing dari sebuah kelompok seni untuk suatu pertunjukan, dan sejauh ini belum ditemukan adanya pelanggaran hukum.

Sebelumnya, ada salah seorang warga yang mengunggah postingan di forum online 爆料公社(baca: Bàoliào gōngshè) menuliskan bahwa ada sebuah organisasi misterius akan melempar uang asli dalam bentuk lembaran dolar AS di berbagai wilayah Taiwan pada tanggal 15 Oktober 2023, dan mengajak semua orang untuk segera mengambilnya.
Beberapa netizen yang melihat postingan tersebut meragukan kebenarannya, bahkan ada yang mengira itu adalah akun palsu.
Namun, pada Minggu siang (15/10) sekitar pukul 13:00, berbagai laporan muncul di internet, menyampaikan bahwa beberapa orang benar-benar menemukan lembaran uang dolar AS di Kaohsiung Pier-2!
Setelah mendapat laporan warga, aparat kepolisian segera bertindak, tetapi sayangnya tidak menemukan sisa uang di lokasi.
Setelah meninjau rekaman CCTV, terlihat ada orang yang tidak dikenal tengah melempar uang ke udara. Tidak lama setelah itu, banyak warga yang berhenti untuk memungutnya. Alhasil satu lembar uang pun tidak tersisa.

Sumber Foto: ETtoday
Setelah diselidiki, polisi kemudian memastikan bahwa aksi pelemparan uang tersebut adalah bagian marketing dari sebuah kelompok seni di National Theater & Concert Hall, yang rencananya akan menghelat pertunjukan pada bulan November mendatang.
Aparat yang bertugas kemudian mengusut kegiatan pelemparan uang tersebut apakah sempat mengganggu aktivitas lalu lintas setempat atau tidak. Hingga saat ini belum ada laporan gangguan yang diterima oleh pihak kepolisian.
Polisi kemudian menekankan bahwa kelompok masyarakat yang hendak mengadakan acara di daerah padat warga atau pariwisata, maka sebaiknya terlebih dahulu melapor kepada otoritas yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan, supaya tidak menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat.