(Taiwan, ROC) --- Seekor ayam jantan berlarian di tengah jalan pada tengah malam, membuat warga khawatir akan keselamatan lalu lintas, sehingga melaporkannya kepada pihak berwajib.
Setelah polisi tiba di lokasi, mereka bersama masyarakat setempat berhasil menangkap ayam tersebut dan meminta seorang warga untuk sementara mengasuhnya.
Namun, sang ayam jantan tidak berhenti berkokok dari pagi hingga siang hari dengan suara yang sangat keras, sehingga mengganggu tidur para tetangga. Kepolisian Taitung mengimbau pemilik ayam untuk segera mengklaim hewan peliharaanya.

Pada Rabu malam (12/10), sekitar pukul 23:00, kantor polisi Baosang, Taitung, menerima laporan dari warga bahwa ada ayam jantan yang berkeliaran di jalan, sehingga mengganggu keselamatan lalu lintas.
Saat petugas tiba di lokasi, mereka melihat seekor ayam jantan berwarna putih coklat berdiri di atas mobil.
Karena tidak ada warga sekitar yang mengklaim sebagai si empunya ayam, dua petugas polisi bersama warga mencoba menangkap ayam tersebut. Namun, ayam tersebut enggan turun dari mobil. Akhirnya, seorang manula yang lewat dengan cepat berhasil menangkap ayam tersebut, menunjukkan pengalaman dan keahliannya.
Ayam itu kemudian ditempatkan di bawah pengawasan warga. Namun, suara kokok ayam yang tajam membuat warga sekitar mengeluh.
"Dia berkokok sepanjang malam dan membuat kami tidak bisa tidur," ungkap salah seorang warga. Jika hal ini terus berlanjut, mereka akan meminta polisi untuk mengambil alih pengawasan terhadap ayam tersebut.

Salah seorang warga menyampaikan, jika dilihat dari penampilan dan bulu yang ada, maka dapat dipastikan bahwa ini adalah jenis ayam hias.
Unit pertanian menegaskan bahwa saat ini, trend memelihara ayam hias memang sedang populer dan mengingatkan pemilik untuk tidak sembarangan menelantarkan ayam mereka.
Kepolisian mengimbau pemilik hewan untuk memenuhi tanggung jawab mereka dalam memelihara hewan. Jika membiarkan hewan peliharaan berlarian di jalan dan mengganggu lalu lintas, maka pemilik dapat dikenakan denda sesuai dengan peraturan manajemen lalu lintas, berkisar maksimal NT$ 600.